Hakim, Lukmanul (2020) Implementasi pemberian hak jaminan sosial bagi pekerja rumahan Kota Malang tinjauan Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No PER.24/MEN/VI/2006 dan maslahah mursalah: Studi kasus di Dinas Ketenagakerjaan Kota Malang. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.
|
Text (Fulltext)
16220027.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives. Download (1MB) | Preview |
Abstract
مستخلص البحث
تؤكد المادة ثمانية وعشرون ح من دستور عام ألف وتسعمائة وخمسة وأربعون على أن لكل عامل الحق في الضمان الاجتماعي الذي يسمح بتطوره الكامل كإنسان كريم. لذا ، يجب أن يتلقى كل مواطن في إندونيسيا الخدمات والشعور بالأمان في العمل ، دون تمييز ما إذا كان العامل في القطاع الرسمي والقطاع غير الرسمي مثل العاملين في المنازل. لا تزال الحكومة تعتبر أن العمال غير الرسميين أو العمال الذين يعملون خارج علاقة العمل يجب أن يسجلوا أنفسهم للتعود على الضمان الاجتماعي للقوى العاملة. في حين أن مشكلة العاملين في مجال المعلوماتية أنفسهم معقدة للغاية حيث ينتقل القطاع عادة إلى الشركات الصغيرة ذات رأس المال الصغير ، ويستخدم تكنولوجيا بسيطة / منخفضة ، وينتج سلعًا أو منتجات منخفضة ، وأماكن العمل غير ثابتة ، وساعات العمل غير المنتظمة ولا يتم ضمان استمرارية العمل / التوظيف . مع بعض هذه المشاكل ، أصدرت الحكومة رقم تصريح PER.24 / MEN / VI / 2006 كدليل حتى يتمكن العمال الذين يعملون خارج علاقة العمل من الحصول على الضمان الاجتماعي.
تهدف هذه الدراسة إلى تحديد تطبيق الضمان الاجتماعي للعمال الذين يعملون خارج علاقات العمل ، ولا سيما عمال المنازل في مالانغ وفقا للمبادئ التوجيهية الواردة في وزير القوى العاملة وتنظيم الهجرة رقم. PER.24 / MEN / VI / 2006.
تستخدم هذه الدراسة نوعًا من طرق البحث القانوني التجريبي أو البحث الميداني باستخدام نهج قانوني اجتماعي ، ويتم تنفيذ هذا النهج على الواقع في مجموعة المجتمع لمعرفة الحقائق الميدانية عن كيفية تطبيق القانون الذي ينطبق اليوم.
الاستنتاج في هذه الدراسة هو تنفيذ منح حقوق الضمان الاجتماعي للعمال المنزليين في مالانغ من حيث القانون الوضعي لم يتم تنفيذه بسبب عدة عقبات. في حين أن مشكلة وجود الضمان الاجتماعي قد استوفت الشروط التي تسمح للمشكلات الجديدة بالتبجيل بالمشكلة أو التمسك به.
ABSTRACT
The 1945 Constitution article 28 H emphasizes that every worker has the right to social security which allows for his full development as a dignified human being. So every citizen of Indonesia should receive services and a sense of security at work, not distinguishing whether the worker is in the formal sector and the informal sector such as homeworkers. The government still considers that informal workers or workers who do work outside the employment relationship must register themselves to get a feel for the social security of the workforce. Whereas the problem of informa workers themselves is very complex where the sector usually moves to micro-scale small capital businesses, uses simple / low technology, produces goods or products low, places of business are not fixed, irregular working hours and business continuity / employment is not guaranteed . With some of these problems the government issued Permen No. PER.24 / MEN / VI / 2006 as a guide so that workers who work outside the employment relationship can also get social security.
This study aims to determine the application of social security for workers who do work outside of work relationships, especially homeworkers in Malang according to the guidelines contained in the Minister of Manpower and Transmigration Regulation No. PER.24 / MEN / VI / 2006.
This study uses a type of empirical legal research methods or field research using a sociological juridical approach, this approach is carried out on reality in a community group to find out the facts of the field how the application of the law that applies today.
The conclusion in this study is the implementation of granting social security rights for homeworkers in Malang in terms of positive law has not been implemented due to several obstacles. Whereas the problem with the existence of social security has fulfilled the conditions that allow new problems to hail or hold onto the problem maslahah
ABSTRAK
Undang Undang Dasar Tahun 1945 pasal 28 H menekankan bahwa setiap pekerja berhak atas jaminan sosial yang memungkinkan untuk perkembangan dirinya secara utuh sebagai manusia yang bermartabat. Maka setiap warga negara idonesia seharusnya harus mendapat pelayanan serta rasa aman dalam bekerja tidak membedakan apakah pekerja tersebut masuk sektor Formal dan sektor informal seperti pekerja rumahan. Pemeritah masih mengganggap bahwa pekerja informal atau pekerja yang melakukan pekerjaan diluar hubungan kerja harus mendaftar sendiri untuk mendapat merasakan jaminan sosial tenaga kerja. Sedangkan permasalahan pekerja informal itu sendiri sudah sangat kompleks dimana sektor ini biasa begerak pada usaha yang berskala mikro modal kecil, menggunakan teknologi sederhana/rendah, menghasilkan barang atau produk rendah, tempat usaha tidak tetap, jam kerja tidak teratur dan keberlangsungan usaha/pekerjaan tidak terjamin. Dengan beberapa masalah tersebut pemerintah mengeluarkan Permen No. PER.24/MEN/VI/2006 sebagai pendoman agar pekerja yang melakukan pekerjaan di luar hubungan kerja juga bisa mendapat jaminan sosial.
Penelitian ini bertujuan mengetahui penerapan jaminan sosial bagi pekerja yang melakukan pekerjaan di luar hubungan kerja khususnya pekerja rumahan di Kota Malang sesuai pendoman yang terdapat dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan dan Transmigrasi No. PER.24/MEN/VI/2006.
Penelitian ini menggunakan jenis metode penelitian hukum empiris atau penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan yuridis sosiologis, pendekatan ini dilakukan terhadap realitas di dalam sebuah kelompok masyarakat untuk mengetahui fakta lapangan bagaimana penerapan hukum yang berlaku saat ini.
Kesimpulan dalam penelitian ini adalah implementasi pemberian hak jaminan sosial bagi pekerja rumahan kota Malang di tinjau dari hukum positif belum terlaksana karena beberapa kendala. Sedangkan dalam tinjauan maslahah dengan adanya jaminan sosial tersebut telah memenuhi syarat yang diperbolehkannya masalah baru untuk berhujah atau berpegang kepada maslahah mursalah
Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||
---|---|---|---|---|---|---|---|
Supervisor: | Yasin, Noer | ||||||
Contributors: |
|
||||||
Keywords: | الضمان الاجتماعي; العاملون في المنازل; المصلحة; social security; homeworkers; maslahah; jaminan sosial; pekerja rumahan; maslahah | ||||||
Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180118 Labour Law | ||||||
Departement: | Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Bisnis Syariah | ||||||
Depositing User: | Lukmanul Hakim | ||||||
Date Deposited: | 01 Oct 2020 14:11 | ||||||
Last Modified: | 01 Oct 2020 14:11 | ||||||
URI: | http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/21646 |
Downloads
Downloads per month over past year
Actions (login required)
![]() |
View Item |