Nurhalisa, Gusti Nadya (2020) Pengaruh kenaikan batas usia pernikahan bagi perempuan terhadap peningkatan dispensasi nikah di Pengadilan Agama Sampit. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.
|
Text (Fulltext)
16210199.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives. Download (3MB) | Preview |
Abstract
INDONESIA:
Pernikahan dini merupakan pernikahan dibawah umur yang dilakukan oleh sepasang suami istri, yang salah satu mempelainya belum memenuhi batas usia untuk menikah. Pada bulan November 2019, Undang-undang Perkawinan Nomor 1 tahun 1974 Pasal 7 mengalami revisi menjadi Undang-undang Nomor 16 tahun 2019. Yang membahas mengenai batas usia pernikahan, awalnya 16 tahun untuk perempuan diubah menjadi 19 tahun. Di Indonesia terdapat aturan dispensasi nikah yaitu pemberian hak kepada seseorang untuk menikah meskipun usianya belum mencapai batas usia pernikahan yang disebabkan hal-hal tertentu berdasarkan atas persetujuan calon mempelai. Dan dispensasi nikah ini diajukan kepada Pengadilan Agama tempat tinggalnya.Dalam penelitian ini membahas bagaimana pengaruhnya Undang-undang tersebut terhadap peningkatan dispensasi nikah di Pengadilan Agama Sampit. Serta apa yang menjadi landasan hakim untuk mengabulkan permohonan dispensasi nikah pasca diberlakukannya UU Nomor 16 tahun 2019.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian yuridis empiris dengan pendekatan deskriptifkualitatif dengan metode pengumpulan data wawancara hakim Pengadilan Agama Sampit serta menganalisis data dispensasi nikah tahun 2019 dan 2020 Pengadilan Agama Sampit. Sedangkan metode pengolahan data peneliti melalui tahap pemeriksaan data, klasifikasi, analisis dan kesimpulan.
Hasil penelitian dalam penelitian ini bahwa Revisi Undang-undang;Nomor 16 tahun 2019 terhadap Undang-undang; Perkawinan; Nomor 1 tahun 1974 sangat berpengaruh kepada peningkatan kasus dispensasi nikah di Pengadilan Agama Sampit. Karena ketidaktahuan masyarakat tentang perubahan Undang-undang tersebut serta karena banyaknya hubungan diluar nikah yang menyebabkan kehamilan.Adapun yang dijadikan hakim sebagai landasan hukum untuk mengabulkan permohonan dispensasi nikah yaitu kaidah “لمصالح جلب على مقدم المفاسد درء” fiqhiyyah yang artinya mencegah kerusakan lebih didahulukan ketimbang mengupayakan kemaslahatan.
ENGLISH:
Early marriage is an underage marriage conducted by a married couple, one of the brides does not meet the age limit for marriage. In November 2019, Marriage Law No. 1 of 1974 Article 7 was revised to Law No. 16 of 2019. When discussing the age limit for marriage, initially 16 years for women was changed to 19 years. In Indonesia there is a marriage dispensation rule, namely the granting of the right to a person to get married even though his age has not reached the age of marriage due to certain things based on the approval of the prospective bride. And this marriage dispensation is submitted to the Religious Court where he lives. In this study, it discusses how these laws affect the increase in marriage dispensation in the Sampit Religious Court. As well as what is the judge's basis for granting the marriage dispensation application after the enactment of Law Number 16 of 2019.
This study uses an empirical juridical research type with a qualitative descriptive approach with data collection methods interviewing the Sampit Religious Court judges as well as analyzing marriage dispensation data for 2019 and 2020 Sampit Religious Courts. While the researchers' data processing methods go through the stages of data checking, classification, analysis and conclusions.
The research results in this study that the Revision of the Act; Number 16 of 2019 against the Act; Marriage; Number 1 of 1974 is very influential in increasing cases of marriage dispensation in the Sampit Religious Court. Because of the ignorance of the public about the changes in the Act and because of the many extramarital relationships that cause pregnancy. As for the judge as a legal basis for granting a marriage dispensation application, the rule "لمصالح جلب على مقدم المفاسد درء fiqhiyyah which means preventing damage takes precedence rather than seeking benefit.
ARABIC:
والزواج المبكر هو زواج على حد الأدنى للسن يقوم به زوجان، ولم تف إحدى العروسين بالحد الأدنى لسن الزواج. وفي نوفمبر 2019، خضع قانون الزواج رقم 1 لسنة 1974 من المادة 7 لمراجعة القانون رقم 16 لسنة 2019. وعند مناقشة الحد الأدنى لسن الزواج، تم تغيير 16 سنة في البداية للإناث إلى 19 سنة، أي ما يعادل الحد الأدنى لسن الرجل. وفي إندونيسيا، توجد قاعدة تتعلق بالإعفاء من الزواج تمنح حق الشخص في الزواج على الرغم من أن السن لم تصل إلى حد الزواج بسبب بعض الأمور استنادا إلى موافقة العروس المرتقبة. وقُدم هذا الزواج إلى محكمة الدين التي كان يعيش فيها. في هذه البحث يناقش كيف يؤثر القانون على زيادة إدارة الزواج من المحكمة الدينية سامبيت. وما هو أساس القاضي لمنح طلب إعفاء الزواج بعد تطبيق القانون رقم 16 لعام 2019.
يستخدم هذا البحث نوع البحث التجريبية القانونية مع نهج وصفي نوعي مع طريقة جمع المقابلات مع قضاة المحكمة الدينية في سامبيت وتحليل البيانات المتعلقة بسنة الزواج 2019 و2020 للمحكمة الدينية في سامبيت. في حين أن طريقة معالجة البيانات من خلال مرحلة فحص البيانات ، والتصنيف والتحليل والاستنتاجات.
نتائج هذا البحث أن مراجعة القانون؛ رقم 16 سنة 2019 ضد القانون؛ الزواج وكان رقم 1 لعام 1974 مؤثراً في حالة زيادة الزواج في محكمة سامبيت الدينية. بسبب جهل الناس بتغيير القوانين وبسبب العلاقات الخارجية العديدة التي تسبب الحمل. أما بالنسبة للقاضي كأساس قانوني لمنح طلب إعفاء الزواج هو القاعدة "درءالمفاسدمقدمعلىجلبالمصالح"فقهية مما يعني منع الضرر هو أسبقية أكثر من السعي للمنفعة.
Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||
---|---|---|---|---|---|---|---|
Supervisor: | Zuhriah, Erfaniah | ||||||
Contributors: |
|
||||||
Keywords: | batas usia; pernikahan; dispensasi nikah; age limit; marriage; marriage dispensation; الحد الأدنى للسن، الزواج، الإعفاء من الزواج | ||||||
Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180128 Islamic Family Law > 18012801 Pernikahan (Secara Umum) | ||||||
Departement: | Fakultas Syariah > Jurusan al-Ahwal al-Syakhshiyyah | ||||||
Depositing User: | Gusti Nadya Nurhalisa | ||||||
Date Deposited: | 20 Aug 2020 15:25 | ||||||
Last Modified: | 20 Aug 2020 15:25 | ||||||
URI: | http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/21423 |
Downloads
Downloads per month over past year
Actions (login required)
![]() |
View Item |