Responsive Banner

Tipologi zakat pertanian petani jeruk nipis di Desa Sambipondok Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik perspektif hukum Islam

Islamiyah, Erly Mahabbatul (2015) Tipologi zakat pertanian petani jeruk nipis di Desa Sambipondok Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik perspektif hukum Islam. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Introduction)
11220066 Pendahuluan.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Indonesia)
11220066 Indonesia.pdf

Download (190kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: English)
11220066 Inggris.pdf

Download (187kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Arabic)
11220066 Arab.pdf

Download (248kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 1)
11220066 Bab 1.pdf

Download (601kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 2)
11220066 Bab 2.pdf

Download (965kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 3)
11220066 Bab 3.pdf

Download (529kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 4)
11220066 Bab 4.pdf

Download (976kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 5)
11220066 Bab 5.pdf

Download (341kB) | Preview
[img]
Preview
Text (References)
11220066 Daftar pustaka.pdf

Download (218kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Appendices)
11220066 Lampiran.pdf

Download (851kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Summary)
11220066 Ringkasan.pdf

Download (688kB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Dalam pengembangannya, zakat dapat disesuaikan dengan perkembangan zaman masa kini. Di wilayah Desa Sambipondok Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik masyarakat sebagian besar (70%) berprofesi sebagai petani. Wilayah ini merupakan wilayah muslim yang produktif dalam melaksanakan zakat. Saat ini sebagian petani jeruk nipis mengeluarkan zakat dengan cara mengolah hasil panen jeruk nipis mereka untuk dijual terlebih dahulu. Dengan kata lain, beberapa dari petani memilih mengeluarkan zakat perdagangan dibandingkan zakat pertanian. Adapun alasan dan cara-cara yang mereka lakukan tersebut dapat dilakukan penelitian sebagai pengetahuan mengenai zakat kontemporer.

Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana praktek petani jeruk nipis dalam mengeluarkan zakat pertanian di Desa Sambipondok Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik? (2) Bagaimana tipologi zakat pertanian petani jeruk nipis di Desa Sambipondok Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik perspektif hukum Islam?. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui praktek dan pandangan hukum Islam tentang tipologi zakat pertanian petani jeruk nipis.

Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Adapun jenis penelitian ini adalah deskriptif. Dalam memperoleh data, peneliti menggunakan metode wawancara dan dokumentasi. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif.

Hasil penelitian ini bahwa pelaksanaan zakat hasil pertanian yang dilakukan oleh para petani jeruk nipis terbagi menjadi dua macam, yaitu: 1. Petani jeruk nipis yang melaksanakan zakat pertanian. 2. Petani jeruk nipis yang melaksanakan zakat perdagangan. Petani jeruk nipis Desa Sambipondok yang melaksanakan zakat pertanian sesuai dengan pendapat Imam Abu Hanifah bahwa semua yang tumbuh dari tanah baik sedikit maupun banyak wajib dikeluarkan zakatnya, dan yang mengeluarkan zakat perdagangan sesuai dengan yang ditegaskan oleh Yȗsuf Qardhâwi bahwa suatu benda/harta yang diperjual belikan wajib dikeluarkan zakat perdagangannya.

ENGLISH:

In the development of zakat, it can be adapted to the times. In the Sambipondok Sidayu village, one of Gresik’s sub district which 70% of their population worked as a farmer. Muslim population in this area is very productive in providing zakat. Currently, most farmers provide their zakat by processing lemon harvest them for sale in advance. In other words, they prefer to provide their trading zakat than agricultural zakat. This study can be used as knowledge of contemporary zakat.

The research question of this thesis are; 1. How does the lime’s farmer practice in providing zakat in the Sambipondok Sidayu village? 2. How does the typology of agricultural zakat lemon farmer in the Village District of Sidayu Sambipondok Gresik from Islamic law perspective?. The purpose of this study is to determine the practices and views of Islamic law on the typology of agricultural Zakat.

In this study, the writers used a qualitative research approach. The type of research is descriptive. In obtaining the data, researchers used the method of observation, interviews and documentation. The writers used descriptive analysis.

The result of study says that there are two kinds of zakat which is done by the farmers, 1. Lime's Farmers who provide agricultural zakat 2. Lime's farmers who provide trading zakat. Lemon Farmers in Sambipondok Village who carry out of agricultural zakat according to Imam Abu Hanifah that all that grows from the ground either little or a lot shall be payed it’s zakat and who carry out of trading zakat according to the Yȗsuf Qardhâwi opinion that all of trade property shall be payed it’s zakat too.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Keywords: Tipologi; Zakat Pertanian; Petani Jeruk Nipis; Hukum Islam; Conversion; Agricultural Zakat; Lemon Farmer; Islamic Law
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180127 Mu'amalah (Islamic Commercial & Contract Law) > 18012715 al-Waqf
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Bisnis Syariah
Depositing User: Zulaikha Zulaikha
Date Deposited: 06 Jul 2015 17:17
Last Modified: 06 Jul 2015 17:17
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/206

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item