Ijab dalam akad nikah: Studi komparatif tentang keabsahan redaksi ijab perspektif fikih empat madzhab

Said, Muchammad Ali (2011) Ijab dalam akad nikah: Studi komparatif tentang keabsahan redaksi ijab perspektif fikih empat madzhab. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Introduction)
06210011_Pendahuluan.pdf

Download (560kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Indonesia)
06210011_Indonesia.pdf

Download (145kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: English)
06210011_Inggris.pdf

Download (81kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Arabic)
06210011_Arab.pdf

Download (208kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 1)
06210011_Bab_1.pdf

Download (498kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 2)
06210011_Bab_2.pdf

Download (994kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 3)
06210011_Bab_3.pdf

Download (690kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 4)
06210011_Bab_4.pdf

Download (742kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 5)
06210011_Bab_5.pdf

Download (296kB) | Preview
[img]
Preview
Text (References)
06210011_Daftar_Pustaka.pdf

Download (221kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Appendices)
06210011_Lampiran.pdf

Download (552kB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Pernikahan merupakan suatu media yang difasilitaskan kepada manusia melangsungkan generasinya. Awal suatu ikatan pernikahan adalah ijab kabul. Ijab kabul sebagai pintu bahtera rumah tangga yang akan dijalani oleh suami istri.oleh karena sangat pentingnya ijab kabul maka masing-masing madzhab menjelaskan hal-hal yang berkaitan dengan ijab kabul dengan disertai dalil-dalil dan argumentasi, tidak terkecuali permasalahan tentang lafadh-lafadh yang sah dan tidak sah digunakan dalam ijab kabul pernikahan. Mereka menyebutkan macam-macam lafadh tersebut dengan disertai dalil-dalil dan argumentasinya. Mereka juga menjelaskan akibat hukum dari masing-masing lafadh tersebut. Namun seseorang yang akan melaksanakan ijab kabul tidak boleh seenaknya memilih dan menggunakan berbagai macam lafadh yang digunakan dalam ijab kabul karena hal itu berpengaruh pada keabsahan ijab kabul.

Penelitian ini membahas tiga hal, yaitu pembahasan tentang macam-macam lafadh ijab kabul dari masing-masing madzhab, dalil-dalil yang digunakan dalam penentuan lafadh-lafadh ijab dan akibat hukum dari masing-masing lafadh menurut empat madzhab. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui lafadh-lafadh ijab kabul pernikahan, dalil-dalil yang digunakan dalam penentuan lafadh ijab kabul pernikahan dan juga untuk mengetahui akibat hukum masing-masing lafadh ijab pernikahan menurut masing-masing madzhab. Jenis penelitian ini adalah kepustakaan yang metode analisanya menggunakan metode deskriptif komparatif. Sehingga penelitian ini meneliti ide, pemikiran dan pendapat dari masing-masing empat madzhab kemudian menjelaskannya dalam bentuk tulisan yang selanjutnya dilakukan perbandingan diantara empat madzhab.

Hasil analisa dari seluruh data menunjukkan adanya berbagai persamaan dan perbedaan diantara Ulama empat madzhab. Persamaan terletak pada dua lafad yang bersifat mutlak (lafad yang secara tegas menunjukkan adanya maksud pernikahan) yaitu lafad yang berasal dari kata nakaha dan zawaja. Sedangkan perbedaan terletak pada sah dan tidaknya lafad yang tidak bersifat mutlak lafad yang tidak menunjukkan adanya maksud pernikahan). Madzhab Hanafiyah dan Malikiyah dikatakan kurang humanis karena menggunakan lafadh-lafadh yang maknanya kurang menghargai calon istri. Sedangkan Syafi’iyah dan Hanabilah merupakan dua madzhab yang humanis, sebab mereka menggunakan lafadh-lafadh ijab yang maknanya tidak merendahkan calon istri. Persamaan dalil terjadi pada surat al-Ahzab ayat 37 yaitu dalil tentang sahnya lafadz zawwaja. Perbedaan dalil lebih banyak terdapat pada dalil lafad yang bersifat tidak mutlak. Masing-masing mazhab sepakat bahwa lafad yang mutlak berakibat hukum bahwa ijab kabul sah. Sedangkan akibat hukum dari lafad yang tidak mutlak masih terjadi perbedaan diantara Ulama empat mazhab.

ENGLISH:

Marriage is a facility for human beings to continue their generations. The beginning of a marriage is akad (marriage agreement). Marriage agreement is a beginning of a household for a couple. Because marriage agreement is very important, each madzhab explains the concept of ijab by introducing several theories and arguments, including the concepts of valid and invalid lafadz (statements) used in ijab. They mention various kinds of the lafadzs accompanied by theorems and arguments. They also explain consequences from each lafadz. If someone makes marriage agreement, he may not freely choose and use kinds of lafadzs which are used in marriage agreement because it may inluence the legality of marriage agreement.

This research studies three main points: different kinds of akad (marriage agreement) from each madzhab, theorems that is used to determine marriage agreement, and consequences from each choice. The intention of this research is to know various kinds of statement in akad, theorems that are used in determination of the law marriage agreement as well as to know each legal consequences of marriage agreement from each madzhab. Type of this research is library research using descriptive analysis. This research offers idea from each school of thought and explains them by comparing four schools of thought.

The result of this study shows some similarities and differences among four schools. The main similarity of them is their views on two absolute lafadzs (lafadz mutlaq): nakaha and zawaja. Nevertheless, they disagree when they see the non-absolute lafadzs (lafadz ghair mutlaq). Hanafiyah and Malikiyah schools are considered not humane since they use some inappropriate formats of ijab. In contrast, Syafi’iyah and Hanabilah are lebelled as more humane because they introduce some appropriate formats of ijab. The similarity of dalil (source of law) among them is al-Ahzab: 37 as an argument for the validity of zawwaja. The difference happens when they see the non-absolute lafadzs. Each school agree that the absolute lafadzs may result in the validity of ijab. However, they differ when they react to non-absolute lafadzs.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Isroqunnajah, Isroqunnajah
Keywords: Ijab; Pendapat Ulama’ Empat madzhab; Aqd Al Nikah; Four Madhzabs
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180128 Islamic Family Law > 18012803 Aqd al-Nikah
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Location: 18012803
Depositing User: Dian Anesti
Date Deposited: 08 Sep 2015 01:46
Last Modified: 08 Sep 2015 01:46
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/1934

Actions (login required)

View Item View Item