Praktek kabin tangkep di Desa Pragaan Laok Kecamatan Pragaan Kabupaten Sumenep: Dalam perspektif hukum Islam dan masyarakat

Mukhlis, Imam (2010) Praktek kabin tangkep di Desa Pragaan Laok Kecamatan Pragaan Kabupaten Sumenep: Dalam perspektif hukum Islam dan masyarakat. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Thesis Fulltext)
05210040_Skripsi.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Pernikahan merupakan hal yang sangat urgen dikalangan masyarakat, banyaknya tradisi dan perkembangan masyarakat tidak menutup kemungkinan munculnya tradisi-tradisi baru dalam masyarakat. Beberapa tradisi pernikahan banyak perbedaan antara satu wilayah dengan wilayah lain. Hal ini menunjukkan bahwa perkembangan tradisi pernikahan banyak diwarnai oleh beberapa faktor dan kondisi di daerah tersebut, seperti praktek Kabin Tangkep di Desa Pragaan Laok Kecamatan Pragaan Kabupaten Sumenep.

Penelitian ini mengangkat dua masalah. Pertama, bagaimana pemahaman masyarakat tentang Kabin tangkep. Kedua, Bagaimana pandangan Hukum Islam terhadap praktek kabin tangkep.

Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara dan dokumentasi. Adapun mengenai metode analisis data, peneliti menggunakan analisis deskriptif kualitatif, yakni menganalisa data-data yang sudah diperoleh dan mendeskripsikannya.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kabin tangkep tidak memiliki kekuatan hukum, karena hal tersebut tidak dicatatkan ke KUA sehingga pelaku tidak mempunyai surat atau Akte nikah sebagimana yang tercantum dalam Kompilasi Hukum Islam, Pasal 17 tentang pencatatan pernikahan di kantor urusan agama (KUA). Namun, jika dilihat dari kaca mata agama pernikahan tersebut tidak bertentangan mengenai rukun dan syaratnya. Hal tersebut dikarenakan dalam pelaksanaannya juga tidak berbeda dengan nikah sebagaimana layaknya. Namun, perwalian sepenuhnya diserahkan kepada tokoh masyarakat atau Kyai.

ENGLISH:

Nuptials is very important matter among society. The number of traditions and growth of society enable new traditions appearance in society. Some nuptials traditions have many differences between one region with other region. This matter indicates that growth of nuptials tradition is coloured by some factors and condition at this area. For example is Kabin Tangkep practice at Pragaan Laok, Pragaan, Sumenep.

This research lifts two problems. First, how understanding of society about Kabin Tangkep. Second, how Islamic law view to Kabin Tangkep practice.

Data collecting method used is interview and documentation method. About data analyzing method that is used, the researcher use descriptive analysis qualitative, that is analyzing data which has been obtained and explaining it.

Result of this research indicates that Kabin Tangkep has not the power of law, because it not be registered to KUA, so the perpetrator has not letter or nuptials act, which is contained in Kompilasi Hukum Islam section 17 about record-keeping of nuptials at KUA. But, if seen from religion, that nuptials do not interfere concerning its foundation and condition. Because in execution of this matter is not different with the married in general. But, the trust fully delivered to figure of society or kyai.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Fadil, Fadil
Keywords: Kabin Tangkep; Hukum Islam dan Masyarakat; Kabin Tangkep; Islamic Law and Society
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180128 Islamic Family Law > 18012801 Pernikahan (Secara Umum)
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Location: 18012801
Depositing User: Ratih Novitasari
Date Deposited: 08 Sep 2015 04:11
Last Modified: 08 Sep 2015 04:11
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/1920

Actions (login required)

View Item View Item