Responsive Banner

Biodegradasi ldpe (low densitypolyethilene) oleh isolat fungi indigenus asal tempat pemrosesan akhir Talangagung, Kepanjen, kabupaten Malang

Fadilla, Mutia Nur (2020) Biodegradasi ldpe (low densitypolyethilene) oleh isolat fungi indigenus asal tempat pemrosesan akhir Talangagung, Kepanjen, kabupaten Malang. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text
NASKAH-15620075.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Abstrak:

Salah satu jenis limbah padat yang sering ditemukan adalah limbah plastik. Plastik dibagi menjadi beberapa jenis, salah satunya LDPE (Low Density Polyethilene) yaitu jenis plastik berdensitas rendah. Limbah LDPE adalah jenis plastik yang terus meningkat setiap tahunnya. LDPE secara alami dapat terdegradasi di lingkungan oleh mikroorganisme seperti fungi dengan rentang waktu lama, sehingga sering ditangani dengan cara yang salah. Fungi mendegradasi plastik dengan cara mengubah polimer kompleks plastik menjadi sederhana dengan bantuan enzim. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui aktivitas fungi indigenus dalam mendegradasi plastik LDPE dan mengetahui jenis fungi yang paling berpotensi dalam mendegradasi LDPE. Metode penelitian yang dilakukan pertama yaitu isolasi fungi di alam menggunakan media pertumbuhan fungi indigenus ditambah dengan serbuk LDPE sebagai media seleksi. Kemudian dimurnikan dan dilakukan proses biodegradasi selama 30 hari masa inkubasi. Uji biodegradasi dilakukan dengan mengetahui berat kering LDPE sebelum dilakukan proses biodegradasi dan sesudah, dilakukan pula pengamatan bentuk fisik LDPE kontrol dan hasil proses biodegradasi di Laboratorium. Setelah diketahui pengurangan berat kering tertinggi kemudian dilakukan uji FTIR (Fourier Transform InfraRed), terakhir yaitu identifikasi secara makroskopis dan mikroskopis untuk mengetahui jenis fungi yang dapat mendegradasi LDPE. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengurangan berat kering tertinggi pada fungi F2 dengan jumlah pengurangan 2,79%, selain itu adanya perubahan bentuk fisik plastik LDPE yang semakin lembek dan mudah menggulung. Uji FTIR yang telah dilakukan menunjukkan susunan kimia LDPE uji mengalami perubahan dengan munculnya gugus-gugus baru, meningkat dan berkurangnya gugus fungsi maupun perubahan susunan kimia LDPE terutama pada gugus fungsi C-H Alkena, C-H cincin aromatik, C-O Alkohol, C-N Amina, dan C-H Alkana. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa fungi F2 termasuk kedalam genus Aspergillus berdasarkan pengamatan makroskopis maupun mikroskopis.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Fitriasari, Prilya Dewi and Barizi, Ahmad
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDFitriasari, Prilya DewiUNSPECIFIED
UNSPECIFIEDBarizi, AhmadUNSPECIFIED
Keywords: Fungi indigenus; Biodegradasi LDPE; Pengurangan Berat Kering; Uji FTIR; Identifikasi
Subjects: 05 ENVIRONMENTAL SCIENCES > 0503 Soil Sciences > 050303 Soil Biology
Departement: Fakultas Sains dan Teknologi > Jurusan Biologi
Depositing User: Mutia Nur Fadilla
Date Deposited: 10 Jul 2020 09:48
Last Modified: 10 Jul 2020 09:48
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/19010

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item