Fenomena misogini sebagai alasan tidak menikah di Desa Blimbing Sari Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto

Hidayati, Usnida Ulva (2011) Fenomena misogini sebagai alasan tidak menikah di Desa Blimbing Sari Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Introduction)
07210065_Pendahuluan.pdf

Download (815kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Indonesia)
07210065_Indonesia.pdf

Download (44kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: English)
07210065_Inggris.pdf

Download (52kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Arabic)
07210065_Arab.pdf

Download (439kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 1)
07210065_Bab_1.pdf

Download (497kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 2)
07210065_Bab_2.pdf

Download (771kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 3)
07210065_Bab_3.pdf

Download (279kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 4)
07210065_Bab_4.pdf

Download (230kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 5)
07210065_Bab_5.pdf

Download (739kB) | Preview
[img]
Preview
Text (References)
07210065_Daftar_Pustaka.pdf

Download (89kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Appendices)
07210065_Lampiran.pdf

Download (338kB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Misogini adalah suatu perasaan benci kepada perempuan yang disebabkan adanya alasan-alasan tertentu yang menimbulkan perasaan benci terhadap perempuan seperti halnya laki-laki menganggap bahwa perempuan sebagai perempuan yang lemah dan laki-laki sebagai sosok laki-laki yang kuat. Akibatnya perempuan mendapatkan status lebih rendah dari laki-laki dan timbulnya rasa untuk mengasingkan perempuan dari kehidupan publik/masyarakat. Dengan perasaan seperti itulah seorang laki-laki memandang perempuan tidak penting, sehingga timbullah perasaan untuk tidak menikah.

Rumusan masalah yang dikaji dalam skripsi ini adalah: 1) Bagaimana pemahanman “perjaka tua” tentang pernikahan. 2) Mengapa misogini dijadikan sebagai alasan tidak menikah bagi para laki-laki di desa Blimbing Sari Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan (field research) dan pendekatannya yakni kualitatif. Adapun sumber datanya menggunakan sumber data primer dan sekunder. Metode pengumpulan datanya menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan metode pengolahan data dengan editing, classifying, verifying, analyzing, concluding.

Dalam kamus ilmiah popular terdapat tiga ungkapan yaitu: “misogini” berarti: benci akan perempuan, membenci perempuan, “misogini” berarti, “benci akan perempuan, perasaan benci akan perempuan” sedang “misoginis” artinya “laki- laki yang benci kepada perempuan”. Namun secara terminologi istilah misogini juga digunakan untuk doktrin-doktrin sebuah pemikiran yang secara zahir memojokkan dan merendahkan derajat perempuan.

Berdasarkan hasil penelitian, Perjaka Tua dalam memahami pernikahan adalah sebagai bentuk hal yang sunnah, dan pernikahan suatu hal yang memang harus dilakukan untuk orang-orang yang mengginginkan pernikahan. Mereka mengganggap bahwa dalam pernikahan adalah hal yang tidak wajib, yang bisa dilakukan atau tidak dilakukan. Atau dengan kata lain mereka mendukung dengan adanya pernikahan akan tetapi di satu sisi pelaku tersebut menolak untuk melakukan pernikahan. Para pelaku misogini awalnya mempunyai perasaan keinginan untuk menikah akan tetapi ada beberapa sebab yang akhirnya para pelaku itu menjadi enggan untuk menikah. Para pelaku misogini mempunyai alasan/faktor diantaranya pernah mengalami ketraumaan, dan sakit hati kepada seorang perempuan. Atas kejadian yang sudah menimpanya, itulah para pelaku merasa benar-benar trauma dan sakit hati dan yang terjadi dalam keluarganya. Sehingga dengan kejadian itu para pelaku membenci akan perempuan dan tidak percaya dengan perempuan.

ENGLISH:

Misogyny is a hatred sense of women influenced by certain reasons that give rise to hatred sense toward women as men think that women as someone weak and men as being a strong man. As a result, women have lower status than men and it rises emergence of sense to alienate women from public life/society. With emergence of sense, a man think that the women are not important so they don not want to get marry.

The Formulation of the problems studied in this thesis are: 1) How understanding of "old virgin" on marriage. 2) Why misogyny became as an excuse not to marry for the men in the Blimbing Sari village, Sooko, Mojokerto regency is. This research is a type of field research and the qualitative approach. As for the data source using primary and secondary data sources. The Methods of data collection using observation, interviews, and documentation.While the methods of data processing is editing, classifying, verifying, analyzing, concluding.

In the popular dictionary, there are three expressions, namely: "misogyny" means: willing hate women, to hate women, "misogyny" means, "will hate women, feelings of hatred for women" being "misogynistic" means "men who hate women". However, in the terminology of the term, misogyny is also used for the doctrines of a thought which is marginalizing and degrading women.

Based on the results of research, old virgin in marriage is understood as a form of the Sunnah, and marriage is something to be done for the people who want to marriage. They assume that marriage is something that is not mandatory, which can be done or not done. Or in other words they agree the existence of marriage but on the one hand, they are refusing to perform marriages.

The doers of misogyny initially have a feeling the desire to get married but there are several reasons to keep being alone. The doers of misogyny have reasons / factors, including disappointed experience, and broken hurt of a woman based on events that have happened, that the doers feel really traumatized and hurt and that happened in his family. So with event the doer of the incident will hate women and do not believe in women.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Suwandi, Suwandi
Keywords: Menikah; Married; Misogini
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180128 Islamic Family Law > 18012899 Islamic Family Law not elsewhere classified
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Location: 18012899
Depositing User: Dian Anesti
Date Deposited: 08 Sep 2015 01:33
Last Modified: 08 Sep 2015 01:33
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/1895

Actions (login required)

View Item View Item