Perbedaan kenakalan remaja antara remaja yang tinggal dengan orang tua dan remaja yang tidak tinggal dengan orang tua / kos pada siswa SMA Negeri 2 Malang

Holilurrohman, Moch (2013) Perbedaan kenakalan remaja antara remaja yang tinggal dengan orang tua dan remaja yang tidak tinggal dengan orang tua / kos pada siswa SMA Negeri 2 Malang. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Introduction)
08410031_Pendahuluan.pdf

Download (478kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Indonesia)
08410031_Indonesia.pdf

Download (87kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: English)
08410031_Inggris.pdf

Download (172kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 1)
08410031_Bab_1.pdf

Download (322kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 2)
08410031_Bab_2.pdf

Download (687kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 3)
08410031_Bab_3.pdf

Download (344kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 4)
08410031_Bab_4.pdf

Download (479kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 5)
08410031_Bab_5.pdf

Download (233kB) | Preview
[img]
Preview
Text (References)
08410031_Daftar_pustaka.pdf

Download (174kB) | Preview
[img] Other (Appendices)
08410031_Lampiran.rar

Download (25MB)

Abstract

INDONESIA:

Secara psikologis usia remaja merupakan saat pengenalan atau pertemuan identitas diri dan pengembangan diri. Pada fase ini remaja berada pada masa topan dan badai serta tengah mencari jati diri, Pada umumnya remaja memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Sehingga tidak menutup kemungkinan terjadinya kenakalan remaja, baik remaja yang tinggal dengan orang tua dan remaja yang tinggal di kos. Keluarga dan tempat tinggal memiliki peranan penting dalam perkembangan anak. Keluarga atau tempat tinggal yang baik akan berpengaruh positif bagi perkembangan anak, karena sejak kecil anak telah dibesarkan oleh keluarga maka dapat dikatakan bahwa kemungkinan timbulnya kenakalan remaja sebagian besar dari tempat tinggal. Sehingga muncul pernyataan rumusan masalah tingkat kenakalan remaja ditinjau dari tempat tinggal dan apakah ada perbedaannya.

Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui tingkat kenakalan remaja yang tinggal dengan orang tua pada siswa SMAN 2 Malang (2) Untuk mengetahui tingkat kenakalan remaja yang tidak tinggal dengan orang tua pada siswa SMAN 2 Malang (3) Untuk mengetahui perbedaan kenakalan remaja antara remaja yang tinggal dengan orang tua dan remaja yang tidak tinggal dengan orang tua pada siswa SMAN 2 Malang.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif korelasional. Variabel bebas dalam penelitian ini tempat tinggal dan variabel terikatnya adalah kenakalan remaja. Subjek penelitian berjumlah 144 siswa kelas XI di SMAN 2 Malang yang dipilih dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Dalam pengumpulan data , peneliti menggunakan metode angket. Analisa data menggunakan analisis deskriptif presentase dan uji-t dengan bantuan SPSS 15,0 for windows.

Kesimpulan dalam penelitian ini berdasarkan hasil analisa dapat diketahui (1) Tingkat kenakalan remaja yang tinggal dengan orang tua berada pada kategori sedang atau 72,22%. (2) Tingkat kenakalan remaja yang tidak tinggal dengan orang tua pada kategori sedang atau 69,44%. (3)
Ada perbedaan kenakalan remaja antara remaja yang tinggal dengan orang tua dan remaja yang tidak tinggal dengan orang tua diterima dengan nilai koefisien t sebesar 2,097 dengan taraf signifikansi sebesar 0,038 (p < 0,05). Dengan kata lain hipotesis diterima.

ENGLISH:

Psychologically, teenage is time of orienting and meeting self identity and self development. In this phase, teenagers are in phase of storm of life in looking for self identity. Generally, teenagers have sense to know very high. So that it’s not impossible to occur juvenile delinquency, either teenagers who are under guidance of parent in home or also teenagers staying in flat. Good Family and good home stay have good positive impact for children’s development, because since child they have been educated at home. Therefore, it will raise the questions about research problems based on the home stay and the existence of differences of it.

Objectives of this research are (1) to know grade of juvenile delinquency of teenagers who stay with their parent of students SMAN 2 Malang (2) to know grade of juvenile delinquency who do not stay with their parents of students SMAN 2 Malang (3) to know the differences of juvenile delinquency between student SMAN 2 Malang who stay and do not stay with their parents.

The method used in this research is quantitative correlation. Free variable used in this research are home stay and tied variable used is juvenile delinquency. Subjects of this research are 114 students class XI at SMAN 2 Malang who was chosen by cluster random sampling technique. In process of collecting data, researcher used questioner method. Analyzing data used descriptive procentage analysis and test T used by SPSS 15,0 for windows.

Conclusion of this research is based on the result on analyze that will be known by (1) grade of juvenile delinquency teenagers staying with their parents is in Middle grade by 72,22%. (2) grade of juvenile delinquency teenagers not staying with their parents is in middle grade by 69,44%. (3) There is difference between teenagers staying and not staying with their parents that is accepted by coefficient value on 2,097 by significations grade on 0,038 (p < 0,05). By another word, hypothesis is accepted.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Mulyadi, Mulyadi
Keywords: Kenakalan Remaja; Remaja Yang Tinggal Dengan Orang Tua; Remaja Yang Tidak Tinggal Dengan Orang Tua; Juvenile Delinquency; Teenagers Who Stay With Parents And Teenagers Who Do Not Stay With Parents
Subjects: 17 PSYCHOLOGY AND COGNITIVE SCIENCES > 1701 Psychology > 170102 Developmental Psychology and Ageing
Departement: Fakultas Psikologi
Location: 170102
Depositing User: Zulaikha Zulaikha
Date Deposited: 08 Sep 2015 02:30
Last Modified: 08 Sep 2015 02:30
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/1778

Actions (login required)

View Item View Item