Responsive Banner

Implementasi Perpres Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Gerakan Nasional Anti Kejahatan Seksual Terhadap Anak perspektif saddu al-dzari’ah: Studi di Lembaga Perlindungan Anak Kabupaten Tulungagung

Hidayah, Nurul (2019) Implementasi Perpres Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Gerakan Nasional Anti Kejahatan Seksual Terhadap Anak perspektif saddu al-dzari’ah: Studi di Lembaga Perlindungan Anak Kabupaten Tulungagung. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text
15210120.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB)

Abstract

INDONESIA:

Data kasus Kejahatan seksual terhadap anak setiap tahunnya semakin meningkat sebanyak 114 kasus pada bulan Desember 2015 hingga bulan Agustus 2017 sebanyak 132 kasus. Oleh karenanya perlu mendapatkan perhatian dan pencegahan yang signifikan dari berbagai macam kalangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Lembaga Perlindungan Anak Kabupaten Tulungangung sesuai tugas, kewenangan dan fungsi lembaga dalam mengimplementasikan Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2014 tentang Gerakan Nasional Anti Kejahatan Seksual Terhadap Anak, ditinjau dariSaddu al-Dzari’ah.

Jenis penelitian ini adalah penelitian empiris yuridis, dengan pendekatan kualitatif. Kemudian sumber data yang diperoleh yaitu sumber data primer dengan melakukan wawancara kepada pegawai LPA Tulungagung, Sumber data sekunder berupa buku-buku yang berkaitan dengan perlindungan anak, Perpres No 5 Tahun 2014 tentang Gerakan Nasional Anti Kejahatan Seksual Terhadap Anak, dan buku hukum islam yang membahas Saddu al-dzari’ah.

Kesimpulan dari hasil penelitian ini. Pertama, Sosialisasi di LPA Tulungagung membutuhkan koordinasi dengan Unit Pelayanan Daerah dalam rangka melakukan pencegahan, serta mendorong pembentukan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perlindungan Anak. Dari upaya sosialiasi yang dilakukan oleh LPA Tulungagung sejalan dengan kaidah Saddu al-Dzari’ah yaitu: “menolak kerusakan diutamakan ketimbang mengambil kemaslahatan”, maka wasilah ini disebut sebagai “menutup jalan terjadinya kerusakan”. Kedua, menangani korban dengan pengobatan fisik ataupun psikis, dengan melibatkan Lembaga Bantuan Hukum Kartini untuk penyelesaian perkara berdasarkan fakta hukum, serta menyerahkan kepada aparatur pemerintah untuk ditegakkan pada ditingkat penyidikan sesuai undang-undang yang berlaku.

ENGLISH:

The number of cases of sexual crimes against children every year has increased by 114 cases in December 2015 to August 2017 totaling 132 cases. Therefore it is necessary to get significant attention and prevention from various groups. This study aims to determine the role of The Tulungagung District Child Protection Agency according to the tasks, authorities and functions of the institution in implementing Presidential Regulation Number 5 of 2014 concerning the National Movement Against Sexual Crimes Against Children, in terms of Saddu al-Dzari'ah.

This type of research is a juridical empirical study, with a qualitative approach. Then the data sources obtained are primary data sources by conducting interviews with the Tulungagung District Child Protection Agency employees, secondary data sources in the form of books relating to child protection, Presidential Regulation Number 5 of 2014 concerning the National Movement Against Sexual Crimes Against Children, and Islamic law books that discuss Saddu al-dzari'ah.

Conclusions from the results of this study. First, Socialization at The Tulungagung District Child Protection Agency requires coordination with the Regional Service Unit in order to prevent, and encourage the formation of a Regional Regulation on Child Protection. From the socialization efforts carried out by Tulungagung District Child Protection Agency in line with the rules of Saddu al-Dzari'ah namely: "rejecting damage takes precedence rather than taking benefit", then this was referred to as "closing the path of damage". Second, dealing with victims with physical or psychological treatment, by involving the Kartini Legal Aid Institute for the settlement of cases based on legal facts, as well as submitting it to the government apparatus to be upheld at the level of investigation in accordance with applicable law.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Mufidah, Mufidah
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDMufidah, MufidahUNSPECIFIED
Keywords: Anak, Lembaga Perlindungan Anak, Children, Child Protection Institution
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Depositing User: Zulaikha Zulaikha
Date Deposited: 12 Jun 2020 14:10
Last Modified: 12 Jun 2020 14:10
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/17741

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item