Responsive Banner

Freedom of mind portrayed in Emily Dickinson’s selected poems

Alviyani, Farida (2018) Freedom of mind portrayed in Emily Dickinson’s selected poems. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text
14320092.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB) | Preview

Abstract

ENGLISH:

Every single living creatures in this world has their own independency, both mind and physic. Freedom of mind related to independent thinking that cannot be interupted by anyone else. This freedom has relationship with the human existance. The essence of being existent is being free to choose without a binding law or anything.

This research attempts to analyze Emily Dickinson’s three selected poems entitled, “If ever the lid gets off my Head”, “The brain is wider than the sky”, and “Hope”. The focus of this research is to know how Emily Dickinson shows freedom of mind through her poems.

In this thesis, researcher uses semantic theory to support in analyzing the meaning of the three poems of Emily Dickinson and Existentialism theory by Jean Paul Sartre as the main theory to analyze freedom of mind in Emily Dickinson’s selected poems.

As the result, researcher found that Emily Dickinson illustrate freedom of mind in the different way. Human have freedom to think and make a choice in their life, human also have the extraordinary ability to get knowledge and learn from anything around them. Besides, there is a thing in human soul to make them free, it is called hope. However, Emily described that freedom of mind is something that cannot be restrained

INDONESIA:

Setiap makhluk hidup di dunia ini memiliki kebebasan mereka sendiri, baik pikiran maupun fisik. Kebebasan pikiran terkait dengan pemikiran independen yang tidak dapat diinterupsi oleh orang lain. Kebebasan ini memiliki hubungan dengan keberadaan manusia. Inti dari keberadaan adalah kebebasan untuk memilih tanpa hukum yang mengikat atau apapun.

Penelitian ini mencoba menganalisis tiga puisi pilihan Emily Dickinson berjudul, "Jika tutupnya lepas dari kepalaku, otaknya lebih luas daripada langit, dan Hope” Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Emily Dickinson menunjukkan kebebasan pikiran melalui puisinya.

Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teori semantik untuk mendukung dalam menganalisis makna tiga puisi Emily Dickinson dan teori Eksistensialisme oleh Jean Paul Sartre sebagai teori utama untuk menganalisis kebebasan pikiran di dalamnya.

Sebagai hasilnya, peneliti menemukan bahwa Emily Dickinson menggambarkan kebebasan pikiran dengan cara yang berbeda. Manusia memiliki kebebasan untuk berpikir dan membuat pilihan dalam hidup mereka, manusia juga memiliki kemampuan luar biasa untuk mendapatkan pengetahuan dan belajar dari apa pun di sekitar mereka. Selain itu, ada sesuatu dalam jiwa manusia untuk membebaskan mereka, itu disebut harapan. Namun, Emily menggambarkan bahwa kebebasan pikiran adalah sesuatu yang tidak dapat dikekang.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Istiadah, Istiadah
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDIstiadah, IstiadahUNSPECIFIED
Keywords: Freedom; Existentialism; Poems
Departement: Fakultas Humaniora > Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris
Depositing User: Qoidul Qhurril
Date Deposited: 10 Apr 2020 17:12
Last Modified: 10 Apr 2020 17:12
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/16617

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item