Responsive Banner

Hannah Baker’s egoistic suicide in Jay Asher’s Thirteen Reasons Why

Indriyani, Felicia (2019) Hannah Baker’s egoistic suicide in Jay Asher’s Thirteen Reasons Why. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
15320174.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB) | Preview

Abstract

ENGLISH:

Suicide becomes one of phenomena appeared in society. Yet, there is no any definite answer of why people end their own life. Besides being an issue in the real world, suicide also appears in literature. There are two sciences that are used as the approaches to study about suicide. They are psychology and sociology. This research intends to analyze suicide case in a novel and it uses Thirteen Reasons Why novel by Jay Asher as the object. There are two problems that are discussed in this study. First is how Hannah Baker’s egoistic suicide is described in the novel and second, what the efforts of other main character, Clay Jensen to prevent other potentials of egoistic suicide.

This research uses sociological approach of literature. The primary theory that is used in this study is Suicide theory proposed by Emile Durkheim. This study also uses some knowledge about suicide prevention to discuss the finding of this study. The research method used in this research is literary criticism method in analyzing the data. The data of this study is taken from Thirteen Reasons Why novel by Jay Asher published in 2007.

The findings of this study show that egoistic suicide of Hannah Baker is described through three points. They are; 1.) lack of social integration between Hannah Baker and her society, 2.) lack of support from family and school, 3.) Hannah Baker’s final decision to commit suicide. Because of getting lack of social integration, feeling loneliness, disappointment, depression, and futility, Hannah Baker commits to do suicide as an escape to free herself from all problems in her life. The second finding of this study is that Clay Jensen tries to make a connection and build ties to Skye Miller as the efforts to prevent other potentials of egoistic suicide.

In conclusion, egoistic suicide happens to Hannah Baker in Thirteen Reasons Why novel is affected by society who has lack of social integration and support. As for the steps that can be taken to prevent other potentials from egoistic suicide is by building social integration and the level of concern about suicide case to the society.

INDONESIA:

Bunuh diri menjadi salah satu fenomena yang terjadi dalam masyarakat. Akan tetapi, tidak ada jawaban pasti mengapa seseorang mengakhiri hidupnya. Selain menjadi isu dalam masyarakat, permasalahan bunuh diri juga muncul dalam karya sastra. Terdapat dua ilmu yang dapat digunakan sebagai pendekatan untuk mempelajari kasus bunuh diri. Dua ilmu itu adalah Psikologi dan Sosiologi. Penelitian ini bermaksud untuk menganalisis kasus bunuh diri dalam sebuah novel, adapun objek yang dipakai adalah novel dari Jay Asher yang berjudul Thirteen Reasons Why. Terdapat dua rumusan masalah yang didiskusikan dalam penelitian ini. Pertama, bagaimana bunuh egoistik Hannah Baker dideskripsikan di dalam novel dan kedua, apa upaya dari tokoh utama lain, Clay Jensen, untuk mencegah potensi bunuh diri Egoistik yang ada.

Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi sastra. Teori primer yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori bunuh diri yang dikemukakan oleh Emile Durkheim. Penelitian ini juga menggunakan beberapa pengetahuan mengenai pencegahan bunuh diri untuk mendiskusikan hasil penelitian. Metodologi penelitian yang dipakai dalam penelitian ini untuk menganalisa data adalah metode kritik sastra. Adapun data dari penelitian ini diambil dari novel Jay Asher yang berjudul Thirteen Reasons Why terbitan tahun 2007.

Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa bunuh diri egoistik yang dialami Hannah Baker dideskripsikan melalui tiga poin; 1.) kurangnya integrasi sosial antara Hannah Baker dan masyarakatnya, 2.) kurangnya dukungan dari keluarga dan sekolah, 3.) keputusan akhir Hannah Baker untuk melakukan bunuh diri. Akibat kurangnya integrasi sosial, merasakan kesepian, kekecewaan, depresi, dan perasaan sia-sia, Hannah Baker memutuskan untuk melakukan bunuh diri, sebagai jalan keluar untuk membebaskan dirinya dari segala permasalahan dalam hidupnya. Hasil kedua dari penelitian ini adalah Clay Jensen mencoba untuk membuat koneksi dan membangun ikatan dengan Skye Miller sebagai upaya untuk mencegah kemungkinan bunuh diri Egoistik.

Kesimpulannya, bunuh diri egois terjadi pada Hannah Baker dalam novel ThirteenReasonsWhydipengaruhi oleh masyarakat yang kurang memiliki integrasi sosial dan dukungan. Adapun langkah-langkah yang dapat diambil untuk mencegah potensi lain dari bunuh diri egois adalah dengan membangun integrasi sosial dan tingkat kepedulian tentang kasus bunuh diri kepada masyarakat.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Rahayu, Mundi
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDRahayu, MundiUNSPECIFIED
Keywords: suicide; egoistic suicide lack of social integration; bunuh diri; bunuh diri egoistic; kurangnya integrasi sosial
Departement: Fakultas Humaniora > Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris
Depositing User: Rizal Anshori
Date Deposited: 28 Apr 2020 13:51
Last Modified: 28 Apr 2020 13:51
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/16507

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item