Shofi, Muhammad Aminuddin (2020) Konversi agama pasca pernikahan perspektif teori sistem hukum dan Sadd Al-Dzari’ah: Studi di Kabupaten Lumajang. Masters thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.
|
Text (Fulltext)
17781005.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives. Download (4MB) | Preview |
Abstract
مستخلص البحث
تحول الدين كان الأصلي العقيدة هو تهريب قانوني في سياق الزواج، في قرية سيندورا الفرعية سيندورا و قرية تونجونج ريجو الفرعية يوسويلانغون منطقة لوماجانج. هناك زوجين، عاد أحدهم إلى الدِين بعد الزواج. في النظام القانوني الإندونيسي، حظر اختلاف الدين فى الزواج تشير أن الدين هو جانب مهم ولأن الدولة توفير الحماية من خلال حظر اختلاف الدين فى الزواج. ولذلك تحول الدين الأصلي في الزواج يجب ممنوع. لحفاظ على الالتزامات الدينية المتفق عليها بين الزوج والزوجة عند الزواج.
هذا البحث نتائج التحليل على تركيز الدراسة وهي: 1) كيف ظاهرة التحول الدين بعد الزواج في لوماجانج؟. 2) لماذا الزوجين اختلاف الدين في لوماجانج التحول إلى الدين الأصلي ؟. 3) كيف ظاهرة التحول الدين بعد الزواج في لوماجانج عند منظور نظرية النظام القانوني وسد الذريعة؟.
هذا البحث هي البحث التجريبي بنهج نوعي الظاهري. جمع البيانات باستخدام أساليب المقابلة والوثائق. تقنيات تحليل البيانات تبدأ بالتحقق من صحة البيانات باستخدام تثليث المصدر، وتعرض البيانات، مع سلسلة من التحليلات باستخدام نظرية النظام القانوني وسد الذريعة.
نتائج هذه الدراسة: 1) ظاهرة التحول إلى الدين الأصلي التي تفعل راوية بهذه الدراسة، ينقسم إلى قسمين.أولا، تحول الدين إلى العقيدة الأصلي التخطيط منذ قبل الزواج. ثانيا، عاد الرغبة في القيام بتحول الدين، تظهر بعد الزواج. 2) أسباب تحول الدين إلى معتقدات أصلية هي: قوة المعتقدات الأصلية، الزوجين أو العائلة عدم اختلاف الدين بينهما، البيئة، من خلال الارتباط في بيئة التي تهيمن عليها أتباع الديانة الأصلية. 3) عند منظور سد الذريعة، يجب منع تحول الدين إلى العقيدة الأصلي لأنها أن تكون وسيطة المفاسد، يعنى : تهريب القانوني، تحيزات الوضع الديني ، الصراعات بين الأزواج أو الصراعات الأفقية. فى منظور نظرية النظام القانوني لدعم الجهود الرامية إلى منع التحول الديني، إذن: يجب تكميل المواد القانونية المتعلقة بالزواج، عمارة القانوني كجهات مختصة، اتخذ الخطوة الوقائية بحيث لم يحدث التحول إلى الدين. الثقافة القانونية في هذين الموقعين للبحث لا تزال منخفضة نسبيا.
ABSTRACT
The conversion of religion to the original belief was a legal smuggling in the context of marriage, in Senduro Village, Senduro Subdistrict and Tunjungrejo Village, Yosowilangun Subdistrict, Lumajang District, there was a couple which is reverted to religion after marriage. In Indonesian legal system the prohibition of interfaith marriages indicates that religion is an important aspect and therefore the state needs to provide protection by prohibiting interfaith marriages. Based on this conversion the original religion in marriage must be prevented, in order to maintain the religious commitments agreed upon by the husband and wife when the marriage takes place.
This study aims to describe the results of the analys based on the focus of the study, namely: 1) What is the phenomenon of religious conversion of marriage in Lumajang Regency?, 2) Why do different religious couples in Lumajang Regency convert to the original religion?, 3) What is the phenomenon of religious conversion in marriage in Lumajang Regency from the perspective of legal system theory and sadd al-dzari'ah ?.
This research includes field research with a phenomenological qualitative approach. Data collection uses interview and documentation methods. The data analys technique starts with checking the validity of the data using source triangulation, data exposure, and a series of analyzes useed by legal system theory and sadd al-dzari'ah.
The results showed that: 1) The phenomenon of conversion to the original religion conducted by the speakers of this study, it can be divided into two, first, the conversion of religion to the original belief which had been planned since before marriage. secondly, the desire to convert again, arises after marriage. 2) Reasons for converting religion to original beliefs are: the strength of the original beliefs, couples or families do not question the differences in religion between them, the environment, by associating in an environment dominated by followers of the original religion. 3) In the perspective of sadd al-dzari'ah, the conversion of religion to the original belief must be prevented because it can be an intermediary against mafsadat in the form of: legal smuggling, religious status biases, potential conflicts both between couples and horizontal conflicts. In the perspective of a legal system theory to support efforts in preventing religious conversion, then: legal material regarding marriage needs to be improved, the legal structure as an authority has taken preventive measures so that conversion to the original religion does not occur. The legal culture in these two research locations is still relatively low.
ABSTRAK
Konversi agama pada keyakinan semula adalah sebuah penyelundupan hukum dalam konteks pernikahan, di Desa Senduro Kecamatan Senduro dan Desa Tunjungrejo Kecamatan Yosowilangun Kabupaten Lumajang terdapat pasangan yang salah satunya melakukan konversi agama kembali pasca melangsungkan pernikahan. Dalam tata hukum Indonesia adanya larangan pernikahan beda agama mengindikasikan bahwa keagamaan merupakan aspek penting dan oleh sebab itu negara perlu memberikan perlindungan dengan melarang pernikahan beda agama. Berdasarkan hal tersebut konversi pada agama semula dalam pernikahan harus dicegah, demi menjaga komitmen keagamaan yang telah disepakati pasangan suami isteri ketika melangsungkan pernikahan.
Penelitian ini akan mendeskripsikan hasil analisa berdasarkan fokus penelitian, yaitu: 1) Bagaimana fenomena konversi agama pasca pernikahan di Kabupaten Lumajang?, 2) Mengapa pasangan beda agama di Kabupaten Lumajang melakukan konversi pada agama semula?, 3) Bagaimana fenomena konversi agama dalam pernikahan di Kabupaten Lumajang perspektif teori sistem hukum dan sadd al-dzari’ah?
Penelitian ini termasuk penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif fenomenologis. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dimulai dengan pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, pemaparan data, serta serangkaian analisa menggunakan teori sistem hukum dan sadd al-dzari’ah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Fenomena konversi pada agama semula yang dilakukan oleh para narasumber penelitian ini, dapat dibedakan menjadi dua, pertama, konversi agama pada keyakinan semula telah direncanakan sejak sebelum pernikahan. kedua, keinginan melakukan konversi agama kembali, muncul pasca pernikahan. 2) Alasan melakukan konversi agama pada keyakinan semula, adalah: masih kuatnya keyakinan semula, pasangan atau keluarga tidak mempermasalahkan perbedaan agama diantara mereka, lingkungan, dengan bergaul di lingkungan yang didominasi oleh pengikut agama semula. 3) Dalam perspektif sadd al-dzari’ah, konversi agama pada keyakinan semula harus dicegah sebab dapat menjadi perantara terhadap mafsadat berupa: penyelundupan hukum, bias status keagamaan, potensi konflik baik antar pasangan maupun konflik horizontal. Dalam perspektif teori sistem hukum guna mendukung upaya pencegahan terhadap konversi agama, maka: materi hukum tentang pernikahan perlu disempurnakan, struktur hukum sebagai pihak yang berwenang, telah mengambil langkah preventif agar supaya konversi pada agama semula tidak sampai terjadi. budaya hukum di dua lokasi penelitian ini masih tergolong rendah.
Item Type: | Thesis (Masters) | |||||||||
---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Supervisor: | Arfan, Abbas and Suwandi, Suwandi | |||||||||
Contributors: |
|
|||||||||
Keywords: | التحول الدين; نظرية النظام القانوني; سد الذريعة; Religious Conversion; Legal System Theory; Konversi Agama; Teori Sistem Hukum; Sadd al-Dzri’ah | |||||||||
Departement: | Sekolah Pascasarjana > Program Studi Magister al-Ahwal al-Syakhshiyyah | |||||||||
Depositing User: | Mohammad Syahriel Ar | |||||||||
Date Deposited: | 05 Mar 2020 15:29 | |||||||||
Last Modified: | 05 Mar 2020 15:29 | |||||||||
URI: | http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/16187 |
Downloads
Downloads per month over past year
Actions (login required)
![]() |
View Item |