Pembagian harta waris di lingkungan keluarga kyai pesantren: Studi di keluarga pesantren Kabupaten Jember

Imaduddin, Muhammad (2012) Pembagian harta waris di lingkungan keluarga kyai pesantren: Studi di keluarga pesantren Kabupaten Jember. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Introduction)
08210050_Pendahuluan.pdf

Download (311kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Indonesia)
08210050_Indonesia.pdf

Download (15kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: English)
08210050_Inggris.pdf

Download (16kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Arabic)
08210050_Arab.pdf

Download (49kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 1)
08210050_Bab_1.pdf

Download (214kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 2)
08210050_Bab_2.pdf

Download (335kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 3)
08210050_Bab_3.pdf

Download (198kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 4)
08210050_Bab_4.pdf

Download (366kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 5)
08210050_Bab_5.pdf

Download (160kB) | Preview
[img]
Preview
Text (References)
08210050_Daftar_Pustaka.pdf

Download (21kB) | Preview
[img] Other (Appendices)
08210050_Lampiran.rar

Download (3MB)

Abstract

INDONESIA:

Kyai dalam struktur masyarakat jawa secara substansi memiliki fungsi dalam menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan hukum Islam. Dari sekian hukum Islam adalah hukum waris yang memiliki benturan dengan perkembangan pola kehidupan dan kebudayaan di masyarakat. Maka sesungguhnya menarik untuk mengetahui lebih jauh bagaimana pembagian harta waris di keluarga kyai pesantren. Alasannya adalah kyai merupakan sosok yang dianggap lebih faham hukum Islam dari pada masyarakat awam, sehingga mereka menjadi panutan masyarakatnya dalam menjalankan hukum Islam yang berkaitan dengan hukum waris. Karena itu peneliti tertarik untuk meneliti lebih mendalam lagi tentang pembagian harta waris di lingkungan keluarga kyai pesantren di Kabupaten Jember. Peneliti mengambil obyek dari penelitian ini dengan mengklasifikasikan kyai menjadi 2 bagian yaitu 1) kyai nasional, 2) kyai lokal juga tipologi kyai yaitu 1) Kyai spiritual, 2) Kyai advokatif, 3) Kyai politik adaptif, 4) Kyai politik mitra kritis. Karena di Kabupaten Jember juga memiliki pesantren dalam jumlah besar, perpaduan budaya jawa dengan madura dengan ciri khas ke-timuran, dan menjadi sentral pendidikan di wilayah tapal kuda.

Penelitian ini berfokus untuk mengetahui 1) cara pembagian harta waris di lingkungan keluarga kyai pesantren di Kabupaten Jember dan, 2)faktor pembagian harta waris di lingkungan keluarga kyai pesantren di Kabupaten Jember.

Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Untuk menganalisis data, penulis menggunakan teknis analisis deskriptif kualitatif, yaitu mendeskripsikan dan menginterpretasikan data-data yang ada untuk manggambarkan realitas sesuai dengan fenomena yang sebenarnya.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Kyai di Kabupaten Jember memiliki kemiripan dalam membagi harta warisnya, yaitu dengan membaginya ketika hidup dengan cara hibah dan meninggalkan harta yang sekiranya tidak begitu berharga. Sehingga di akhir sisa kehidupannya para kyai hanya menumpang hidup di salah satu rumah anaknya atau di pondoknya serta mewarisi harta warisan berupa perabotan rumah tangga kelak jika kyai tersebut meninggal. 2) Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi para kyai dalam membagi harta warisan mereka yaitu untuk menghindari permasalahan, pertengkaran, permusuhan dan ketakutan akan fakir di antara keluarga se peninggal para kyai tersebut. Di satu sisi yang penting, kyai-kyai tersebut ingin menjadikan ilmu sebagai warisan utama untuk memperjuangkan pesantren-pesantrennya.

ENGLISH:

Kiai, in the Javanese community structure, substantially serves to resolve issues relating to Islamic law. Among numerous Islamic laws, the inheritance law is conflicting with the development of the pattern of life and culture in the community. Then, it is interesting to know more about the division of inheritance among kiai pesantren’s family. The reason is that kyai is a figure who is considered to understand more about Islamic law than the laymen, so that they become role models in their communities in practising Islamic laws in relation to inheritance law. Therefore, the researcher is interested in studying more deeply about the division of inheritance among kiai pesantren’s family in Jember. The researcher took the object of this study by classifying kiai into 2 categories: 1) national kiai, 2) local kiai, then the kiai’s typologies: 1) spiritual kiai, 2) advocative kiai, 3) political adaptive kiai, 4) politically critical partner kiai. Because Jember also has a big number of pesantren, the assimilation of Javanese and Madurese culture has marked the easterlies and become the central of education in the so called “horseshoe” regions.

This study focuses on 1) the division of inheritance among kiai pesantren’s family in Jember and 2) what factors that influence the division of inheritance among kiai pesantren’s family in Jember. This study is aimed at knowing 1) the pattern used in the division of inheritance among kiai pesantren’s family in Jember and, 2) the influential factors in the division of inheritance among kiai pesantren’s family in Jember. The Method used for data collection is through the observation, interview and documentation. To analyze the data, the researcher uses the descriptive qualitative technical analysis which describes and interprets the available data to describe reality in accordance with the actual phenomena.

The results showed that 1) Kiai in Jember have similarities in the wealth division time that is when they are still alive as grants and leave less valuable wealth. Therefore, in the entire rest of his life, kiai only live in one of their sons’ house or pesantren and any household items are also inherited later on when kiai have passed away. 2) The factors that affect kiai in dividing the wealth are that they avoid the problems, quarrel, hostility and fear of shortage among the family upon their leave. On one important side, the kiai want their knowledge as a major inheritance to fight for the Islamic pesantren.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Isroqunnajah, Isroqunnajah
Keywords: The Division of Inheritance; Pesantren Family; Kiai; Pembagian Harta Waris; Keluarga Pesantren; Kyai
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180128 Islamic Family Law > 18012816 Mawaris (Inheritance)
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Location: 18012816
Depositing User: Annas Al-haq
Date Deposited: 11 Sep 2015 01:15
Last Modified: 11 Sep 2015 01:15
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/1618

Actions (login required)

View Item View Item