Responsive Banner

Pengembangan wakaf produktif ditinjau dari Undang-undang nomor 41 tahun 2004 tentang wakaf: Studi di Minimarket Al-Khaibar III UNISMA Malang

Nur, Aini (2018) Pengembangan wakaf produktif ditinjau dari Undang-undang nomor 41 tahun 2004 tentang wakaf: Studi di Minimarket Al-Khaibar III UNISMA Malang. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
14220090.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Wakaf sebagai institusi keagamaan, tidak hanya memiliki fungsi ubudiyah akan tetapi juga memiliki fungsi sosial. Selama ini praktek pengelolaan wakaf di Indonesia masih tradisional, yaitu masih terbatas untuk mendukung kegiatan keagamaan (ibadah) dan sosial yang bersifat konsumtif. Wakaf produktif dasarnya dilandasi oleh ketidakpuasaan Pemerintah terhadap pengelolaan harta wakaf , sehingga dari ketidakpuasaan tersebut kemudian Pemerintah memperbaiki paradigma wakaf produktif dengan membentuk Undang-Undang No. 41 Tahun 2004 tentang Wakaf. Salah satu penggagas wakaf produktif di Malang yaitu Yayasan UNISMA. Tanah yang diwakafkan oleh Pusat Pimpinan Lembaga Pendidikan Ma’arif NU di Jakarta dikelola menjadi Minimarket “Al-Khaibar” III UNISMA Malang. Sehingga pengelolaan wakaf dalam bentuk Minimarket tersebut tidak hanya memiliki nilai konsumtif saja melainkan nilai produktif juga.

Dalam penelitian ini penulis merumuskan masalah menjadi : 1. Bagaimana pengelolaan wakaf produktif Minimarket Al Khaibar III UNISMA Malang ditinjau dari UU. No.41 Tahun 2004? 2. Bagaimana distribusi manfaat hasil pengelolaan wakaf produktif Minimarket Al Khaibar III UNISMA Malang ditinjau dari UU.No.41 Tahun 2004?

Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field reseacrh) dengan pendekatan kualitatif. Adapun sumber data diperoleh dari wawancara langsung dengan nadzhir wakaf produktif serta pengelola wakaf produktif Minimarket “Al-Khaibar” III UNISMA Malang dan beberapa informan yang berkaitan dengan penelitian, serta dokumen-dokumen yang memperkuat. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis deskriptif.

Hasil dari penelitian ini adalah pengelolaan wakaf produktif yang dikembangkan dalam bentuk Minimarket “ Al-Khaibar” III UNISMA Malang oleh nadzhir wakaf telah melaksanakan dan mengelola wakaf produktif tersebut sesuai dengan UU No. 41 Tahun 2004 pasal 42 dan 43. Serta distribusi dari hasil pengelolaan wakaf produktif bentuk Minimarket “ Al-Khaibar” III UNISMA Malang telah sesuai dengan UU No. 41 Tahun 2004. Dimana hasil wakaf dialokasikan keberbagai kegiatan yang tujuannya untuk kemaslahatan umat Islam.

ENGLISH:

Waqf as a religious institution, not only has the function of ubudiyah, but also has a social function. So far, waqf management practices in Indonesia are still traditional, which is still limited to supporting religious (worship) and social activities that are consumtive. The basic productive waqf are based on the government's dissatisfaction with the management of waqf property, so that from the dissatisfaction, the Government improved the productive waqf paradigm by forming Law No. 41 of 2004 concerning Waqf. One of the initiators of productive waqf in Malang is the UNISMA Foundation. The land represented by the Central Executive Board of the NU Ma'arif Education Institute in Jakarta is managed to become the "Al-Khaibar" Minimarket III UNISMA Malang. So that the management of waqf in the form of Minimarket does not only have consumptive value but also productive value.

In this study the writer formulates the problem into: 1. How is the management of the productive minimarket of Al Khaibar III UNISMA Malang reviewed from the Law. No.41 of 2004? 2. How does the distribution of the benefits of the productive management of the Minimarket Al Khaibar III UNISMA Malang productive waqf be reviewed from Law No. 41 of 2004?

This type of research is field research with a qualitative approach. The data sources were obtained from direct interviews with nadzhir productive waqf as well as productive waqf managers of Mininarket "Al-Khaibar" III UNISMA Malang and several informants related to research, as well as supporting documents. Data collection techniques are carried out by interview, observation, documentation. Data analysis method used in this research is descriptive analysis.

The results of this study are the management of productive waqf developed in the form of Minimarket "Al-Khaibar" III UNISMA Malang by Nadzhir Waqf has implemented and managed the productive waqf in accordance with Law No. 41 of 2004 articles 42 and 43. As well as the distribution of the results of the management of productive waqf in the form of Minimarket "Al-Khaibar" III UNISMA Malang in accordance with Law No. 41 of 2004. Where the results of the waqf are allocated to various activities whose purpose is for the benefit of Muslims.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Fakhruddin, Fakhruddin
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDFakhruddin, FakhruddinUNSPECIFIED
Keywords: wakaf produktif; pengelolaan; distribusi hasil hasil pengelolaan; productive waqf; management; distribution of management results
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Bisnis Syariah
Depositing User: Anisa Putri
Date Deposited: 30 Jan 2020 21:08
Last Modified: 01 Aug 2020 14:57
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/15906

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item