Responsive Banner

Monitoring aktivitas deformasi gunung merapi berdasarkan analisis data GPS (Global Positioning System) pra dan pasca erupsi 2010 menggunakan pemodelan mogi dan yokoyama

Anshariyah, A. Athiyah (2018) Monitoring aktivitas deformasi gunung merapi berdasarkan analisis data GPS (Global Positioning System) pra dan pasca erupsi 2010 menggunakan pemodelan mogi dan yokoyama. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
14640024.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (3MB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Gunung Merapi adalah salah satu gunungapi aktif bertipe strato-volkano yang terletak di antara Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). VEI (Volcano Explosivity Index) menunjukkan bahwa erupsi Gunung Merapi dimulai pada tamggal 26 Oktober 2010. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan lokasi dari sumber tekanan magma dan untuk menentukan jumlah volume suplai magma yang ada di dalam tubuh gunung periode 2009 hingga 2011. Terdapat delapan stasiun pengamatan GPS (Global Positioning System) yang terpasang di sekitar Gunung Merapi. Menjelang terjadinya erupsi, data GPS menunjukkan pemanjangan baseline (jarak antara puncak dengan stasiun pemantauan). Hal tersebut menunjukkan bahwa Gunung Merapi telah mengalami fase inflasi yang kemudian akan mengalami fase deflasi beberapa bulan setelah erupsi terjadi. Estimasi lokasi sumber tekanan magma dan jumlah volume suplai magma dihitung menggunakan model Mogi dan Yokoyama. Hasil menunjukkan bahwa lokasi sumber tekanan magma berada pada kedalaman 1.229 km di bawah permukaan dan volume suplai magma sebesar 15 juta m3. Setelah eruosi terjadi, lokasi sumber tekanan magma berubah menjadi 1.188 km di bawah permukaan dan volume suplai magma sebesar 11.3 juta m3. Berdasarkan penelitian ini, erupsi pada Gunung Merapi dikontrol oleh tekanan sumber yang berasal dari aktivitas internal gunung Merapi.

ENGLISH:

Merapi Volcano is an active strato-volcano located on the border between Central Java and Yogyakarta Province, Indonesia. A VEI (Volcano Explosivity Index) eruption of Merapi began on 26th October 2010. This research aims to determine the location of the source of pressure and magma supply volume at merapi volcano in period 2009 to 2011. There are eight GPS (Global Positioning System) stations installed around merapi volcano. Near the eruption, GPS shown a lengthening of the baselines between the summit and the monitoring stations, it means that merapi has already entered into inflation process and begin to deflate a month after the eruption occur. Estimation of the location of magma pressure source and magma supply volume have been done using Mogi and Yokoyama modelling. The result shown the depth of pressure source before eruption is around 1.229 km and the magma supply volume about 15 million m3. After the eruption, the depth of pressure source before eruption is around 1.188 km and the magma supply volume about 11.3 million m3. Based on this research, it is known that erupton is controlled by the pressure source from internal actvities of merapi volcano.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Basid, Abdul and Syarifah, Umaiyatus
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDBasid, AbdulUNSPECIFIED
UNSPECIFIEDSyarifah, UmaiyatusUNSPECIFIED
Keywords: gunung merapi; survei GPS; pemodelan gunungapi; merapi volcano; GPS survey; volcano modelling
Departement: Fakultas Sains dan Teknologi > Jurusan Fisika
Depositing User: Heni Kurnia Ningsih
Date Deposited: 30 Apr 2020 14:00
Last Modified: 30 Apr 2020 14:00
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/15280

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item