Responsive Banner

Jual beli arisan uang dalam perspektif Wahbah al-Zuhaili: Studi di Desa Sidokumpul Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik

Rahmah, Nabilah Aulia (2019) Jual beli arisan uang dalam perspektif Wahbah al-Zuhaili: Studi di Desa Sidokumpul Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
15220151.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Arisan sejatinya merupakan ajang perkumpulan dari sekelompok orang dimana mereka berinisiatif untuk bertemu dan bersosialisasi antar masyarakat Desa Sidokumpul Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik. Akan tetapi, semakin berkembangnya zaman dan beragamnya kebutuhan ekonomi, arisan menjadi salah satu solusi untuk memenuhi kebutuhan ekonomi yang mendesak. Peserta arisan yang tidak dapat mengikuti prosedur arisan dengan lancar, biasanya akan menjual arisannya kepada pihak yang mau membelinya. Berangkat dari realitas tersebut, penulis mencoba mengungkapkan “Jual Beli Arisan Uang dalam Perspektif Wahbah al-Zuhaili (Studi di Desa Sidokumpul Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik).

Berdasarkan latar belakang dalam penelitian ini, rumusan masalahnya yaitu : 1. Bagaimana pelaksanaan jual beli arisan uang di Desa Sidokumpul Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik? 2. Bagaimana perspektif Wahbah al-Zuhaili terhadap jual beli arisan uang di Desa Sidokumpul Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik?.

Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian empiris dengan pendekatan kualitatif. Metode penentuan subjek yaitu purposive sampling. Sementara metode pengumpulan data yang digunakan dengan cara wawancara dan studi dokumentasi. Adapun teknik analisis data yaitu dengan pemeriksaan data, klasifikasi, verifikasi, analisis, dan kesimpulan.

Hasil penelitian skripsi ini adalah sebagai berikut : 1. Pelaksanaan jual beli arisan uang yang terjadi di Desa Sidokumpul Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik yaitu peserta (penjual) menjual nama arisan yang dimilikinya kepada pihak yang mau membelinya (pembeli) dengan separuh harga atau nominal yang lebih rendah dari jumlah yang nantinya akan diperoleh dari kegiatan arisan 2. Pandangan Wahbah al-Zuhaili terhadap jual beli arisan uang di Desa Sidokumpul Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik yaitu tidak sah (tidak diperbolehkan) dikarenakan tidak memenuhi syarat-syarat di dalam sharf yang mana didalamnya tidak ada serah terima barang, tidak ada kesamaan ukuran barang, dan akad tidak dilakukan secara kontan. Selain itu transaksi tersebut masuk ke dalam kategori riba nasi’ah.

ENGLISH:

Arisan is a regular social gathering for a group of people where they take the initiative to meet and socialize between the people of Sidokumpul Village, Bungah District, Gresik Regency. However, as the times progress and the variety of economic needs, social gathering becomes one of the solutions to meet urgent economic needs. Social gathering participants who cannot follow the social gathering procedure smoothly will usually sell their arisan to those who want to buy it. Departing from this reality, the author tries to express "Arisan Money Selling in Wahbah al-Zuhaili's Perspective (Study in Sidokumpul Village, Bungah District, Gresik Regency).

Based on the background in this study, the formulation of the problem is: 1. What is the implementation of the sale and purchase of money at the Sidokumpul Village, Bungah District, Gresik District? 2. What is Wahbah al-Zuhaili's perspective on the sale and purchase of money in the village of Sidokumpul Village, Bungah District, Gresik Regency?.

The type of research used is empirical research with a qualitative approach. Subject Determination Method is purposive sampling. While the method of data collection is used by means of interviews and documentation studies. The data analysis techniques are by checking data, classification, verification, analysis, and conclusions.

The results of this thesis study are as follows: 1. The sale and purchase of money arisan that occurs in Sidokumpul Village, Bungah Subdistrict, Gresik Regency, namely participants (sellers) sell their arisan names to people who want to buy them (buyers) with half of the price or lower nominal from the amount that will be obtained from the arisan activity. 2. Wahbah al-Zuhaili's view of the sale and purchase of money in the village of Sidokumpul, District of Bungah, Gresik Regency, which is illegal (not allowed) because it does not fulfill the conditions in the sharf where there is no handover of goods, no similarity in size, and contract not done in cash. In addition, the transaction falls into the category of usury nasi’ah.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Toriquddin, Moh
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDToriquddin, MohUNSPECIFIED
Keywords: jual beli; arisan uang; perspektif wahbah al-zuhaili; buying and selling; money arisan; wahbah al-zuhaili's perspective
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Bisnis Syariah
Depositing User: Heni Kurnia Ningsih
Date Deposited: 16 Apr 2020 13:55
Last Modified: 16 Apr 2020 13:55
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/15043

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item