Responsive Banner

Eksekusi putusan pengadilan salah satu pihak Mafqud dalam persidangan harta bersama: Studi pandangan Hakim Pengadilan Agama Kota Malang

Ratu Bilqis Naily, Hidayah (2019) Eksekusi putusan pengadilan salah satu pihak Mafqud dalam persidangan harta bersama: Studi pandangan Hakim Pengadilan Agama Kota Malang. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
15210007.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Perkara pembagian harta bersama bagi pihak yang dinyatakan tidak diketahui keberadaannya/mafqud perlu adanya sebuah perlindungan hukum. Karena setiap subjek hukum yang belum dinyatakan meninggal dunia tidak hilang hak dan kewajibannya sebagaimana ia ada. Kepengurusan harta bagi pihak yang mafqud dalam Undang-Undang belum dijelaskan secara khusus, sehingga terdapat kekosongan hukum. Hal ini berdampak pada pihak yang hadir dalam persidangan, karena dalam harta bersama adalah hak kedua belah pihak.

Peneliti melakukan penelitian ini dengan rumusan masalah bagaimana eksekusi putusan serta solusi dari pandangan hakim terhadap eksekusi putusan pengadilan salah satu pihak mafqud dalam persidangan harta bersama di pengadilan agama kota malang dengan tujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis dari hasil rumusan masalah.

Penelitian ini menggunakan jenis penelitian yuridis empiris dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Sedangkan sumber data yang digunakan yaitu sumber data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif.

Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1) proses pelaksanaan putusan pengadilan dalam persidangan harta bersama yang salah satu pihaknya mafqud adalah dengan cara eksekusi riil yang dimohonkan oleh salah satu pihak yang merasa dirugikan haknya karena mafqudnya pihak lawan. Kemudian bagian harta pihak tidak hadir dititipkan ke Pengadilan melalui konsignasi dengan hanya membuat berita acara penyimpanan atau penitipan saja, bukan dengan penetapan hakim. Hal ini dikarenakan peraturan konsignasi untuk pelaksnaan putusan belum terealisasi dengan jelas, sehingga diperlukan regulasi hukum baru untuk penyelesaian masalah tersebut 2) Solusi yang dilakukan terhadap perkara seperti ini ada beberapa pandangan, pendapat pertama dapat ditempuh atau mewakilkan kepengurusan harta yang tidak diketahui keberadaannya ini melalui Balai Harta Peninggalan jika harta tersebut sangat banyak sesuai dengan ketentuan pasal yang berlaku, pendapat kedua harta yang tidak bertuan ini dapat diserahkan kepada keluarganya untuk dijaga dan tidak untuk dikuasai.

ENGLISH:

The legal protection is needed by the absented parties in the case of shared asset court. Because of every legal subject that is considered not dead yet doesn’t lose their rights and obligations as they exist.The law has not specifically explained about the management of assets for the absented parties and because of this problem there is such a legal vacuum. The attended parties is affected by the impact of that case when they want to do the other legal action, because the rights of shared assets are the rights of both parties.

The research questions of this thesis are: how is the Implementation of decision and the solution of the judge's view towards the implementation of court decision when the parties was absented the shared assets court in Malang Islamic Court. The aim of this research is describing and analyzing the result of the research question.

This research is a kind of empirical research with the descriptive qualitative approach. This research use the primary and secondary data as the data sources and use the interview and documentation as the data collection method. The data analysis method that is used in this research is a descriptive analysis method.

The results of this research indicate that: 1) the process of implementing court decisions by means of real execution requested by one of the parties who feels that their rights have been impaired due to the opposition of the party. Then part of the party's non-attendance is entrusted to the Court through consignment only by making a deposit or safekeeping minutes, not by the determination of a judge. This is because the consignment regulations for the implementation of decisions have not been clearly realized, so the need for new legal regulations for problem solving, 2) Solutions to cases like this have several views, first opinions can be taken or represent the management of unknown assets through The inheritance if the asset is very much in accordance with the provisions of the applicable article, the opinion of the two assets that are not landed can be left to the family to be maintained and not to be controlled.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Herry, Musleh
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDHerry, MuslehUNSPECIFIED
Keywords: eksekusi; mafqud; harta bersama; court decision; absence; shared assets
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Depositing User: Heni Kurnia Ningsih
Date Deposited: 28 Feb 2020 15:40
Last Modified: 28 Feb 2020 15:40
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/14851

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item