Responsive Banner

Sistem perkawinan adat Pohutu Moponika dalam menciptakan keharmonisan keluarga perspektif At-Thufi : Studi kasus di Kota Gorontalo

Putra, Muhammad Yusuf (2018) Sistem perkawinan adat Pohutu Moponika dalam menciptakan keharmonisan keluarga perspektif At-Thufi : Studi kasus di Kota Gorontalo. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
14210011.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (3MB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Tahapan proses Perkawinan Adat Pohutu Moponika merupakan salah satu tahapan perkawinan yang unik dan sangat memukau, namun penulis melihat bahwa segala bentuk dan banyaknya tahapan adat dari pada perkawinan adat Pohutu Moponika ini, banyak memakan biaya dan merugikan kedua belah pihak.

Dari uraian ini Penulis bertujuan meneliti 1) Bagaimana Pandangan Tokoh-Tokoh Masyarakat Terhadap Sistem Perkawinan Adat Pohutu Moponika? dan 2) Bagaimana Prosesi dan Sistem Perkawinan Adat Pohutu Moponika Dalam Menciptakan Nilai Keharmonisan Keluarga Perspektif Maslahah Imam At-Thufi?

Penelitian ini termasuk jenis penelitian hukum empiris. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif-deskriptif dengan Lokasi penelitian ini di lakukan di Kota Gorontalo.

Adapun Hasil Penelitian ini adalah 1) Pandangan Tokoh-Tokoh Masyarakat Terhadap Sistem Perkawinan Pohutu Moponika adalah Perkawinan adat Gorontalo yang menggunakan sistem, adat partilinear yang telah memberikan warna dalam kehidupan masyarakat Gorontalo, yang dikenal dengan istilah Duluwo Limo Pohalaa (lima kerajaan terdahlu), dan kontribusinya dalam membangun konstelasi keluarga harmonis yang sakinah, mawaddah, warahmah, tolok ukur dari pandangan teosentris ini adalah keyakinan religius yang ditindaklanjuti dengan amalan dan pola pikir yang Allah-sentris pula. Sehingga dengan aktualisasi iman dan amal yang tak terpisahkan, maka kebudayan dan peradaban yang dihasilkan manusia juga akan berkiblat kepada paradigma yang telah ditetapkan oleh Allah SWT, yakni kebudayaan dan peradaban yang tidak terjebak pada belenggu-belenggu budaya yang irasional dan rusak. 2) Prosesi dan sistem Perkawinan adat Pohutu Moponika dalam menciptakan keharmonisan keluarga perspektif al-thufi yaitu pada prinsipnya skala prioritas dan nilai kemaslahatanlah yang harus diutamakan, dan juga sebagaimana dalam analogi Maqosid As-Syariah bahwa menjaga agama harus didahulukan dibandingkan menjaga diri, dan menjaga diri harus didahulukan dibandingkan menjaga keturunan, maka konsep skala prioritas ini tidak bisa diimplementasikan dalam kondisi terbalik, misalnya bila salah satu mempelai tidak bisa menari maka tidak akan ada pernikahan diantara keduanya, menurut peneliti ini adalah paradigma yang perlu di rekonstruksi kembali. Prosesi adat Pernikahan Gorontalo tidak bertujuan untuk merusak agama, bahkan sebaliknya justru dimaksudkan untuk mengangkat dan menjunjung tinggi tata nilai dan ajaran-ajaran agama Islam yang luhur agar kepada kedua mempelai dapat mengarungi kehidupan bahtera rumah tangga dengan harmonis dan selalu dalam lindungann serta rahmat Allah Swt.

ENGLISH:

The stages of the process of Pohutu Moponika Custom Marriage is one of the unique and very fascinating steps of marriage, but the writer sees that all forms and the many stages of custom from the marriage of the indigenous Pohutu Moponika, cost a lot and inflict a financial loss for both parties.

Therefore, from this description the writer aims to examine 1) What are the Views of Community Leaders on the Pohutu Moponika Custom Marriage System? And 2) How is Pohutu Moponika's Traditional Processes and Marriage System in Creating Family Harmony Value in the Perspective Maslahah Imam At-Thufi?

Furthermore, this research is included in the type of empirical legal research. In addition, by utilizing a qualitative-descriptive research method with the location of this research conducted in Gorontalo City.

The results of this study describe that 1) the views of community leaders on the marriage system of Pohutu Moponika is Gorontalo traditional marriage that uses a system, patrilinear custom that has given color to the lives of Gorontalo people, known as Duluwo Limo Pohalaa (the five oldest kingdoms), and his contribution in building a harmonious family constellation that are sakinah, mawaddah, warahmah, a benchmark of this theocentric view is a religious belief that is followed up with a God-centric practice and mindset. Therefore, along with the actualization of faith and charity are inseparable, the culture and civilization produced by humans will also be oriented towards the paradigm that has been set by Allah SWT, namely culture and civilization that are not trapped in irrational and corrupt cultural shackles. 2) Procession and the traditional Pohutu Moponika Marriage system in creating family harmony of Al-Thufi's perspective which in principle the priority scale and the benefit value must be prioritized, and also as in the analogy of Maqosid As-Sharia that maintaining religion must take precedence over self-care and self-care must take precedence over keeping children or offspring, the concept of priority scale cannot be implemented in reverse conditions, for instance, if one bride cannot dance then there will be no marriage between the two, according to this researcher is a paradigm that needs to be reconstructed. Gorontalo custom wedding procession does not aim to destroy religion, and on the contrary, it is intended to uphold and honor the noble values and teachings of Islam so that the bride can harmoniously navigate the life of the household ark and always be protected and blessed by Allah SWT.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Roibin, Roibin
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDRoibin, RoibinUNSPECIFIED
Keywords: perkawinan; adat; gorontalo; islam; marriage; custom
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Depositing User: Heni Kurnia Ningsih
Date Deposited: 28 Feb 2020 15:40
Last Modified: 28 Feb 2020 15:40
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/14850

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item