Pemahaman pelaku waria dalam pembentukan keluarga sakinah: Studi kasus keluarga waria di Blitar

Kamil, Dede Sayid (2012) Pemahaman pelaku waria dalam pembentukan keluarga sakinah: Studi kasus keluarga waria di Blitar. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.

[img]
Preview
Text (Introduction)
05210078_Pendahuluan.pdf

Download (383kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Indonesia)
05210078_Indonesia.pdf

Download (28kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: English)
05210078_Inggris.pdf

Download (6kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Arabic)
05210078_Arab.pdf

Download (43kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 1)
05210078_Bab_1.pdf

Download (403kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 2)
05210078_Bab_2.pdf

Download (538kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 3)
05210078_Bab_3.pdf

Download (305kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 4)
05210078_Bab_4.pdf

Download (495kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 5)
05210078_Bab_5.pdf

Download (275kB) | Preview
[img]
Preview
Text (References)
05210078_Daftar_Pustaka.pdf

Download (119kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Appendices)
05210078_Lampiran.pdf

Download (628kB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Fenomena waria adalah kasus anomali (kelainan), dalam konteks ini adalah abnormalitas seksual. Fenomena seperti ini perlu pendekatan yang kompreherensif dan strategis untuk memahaminya secara objektif. Abnormalitas seksual terbagi dalam dua jenis; pertama, kasus hermaproditif (kelamin ganda). Yang kedua, adalah transeksualitas, atau yang selama ini dikenal dengan sebutan “bencong”, laki-laki yang menyerupai perempuan atau sebaliknya. Keberadaan waria memang menumbuhkan permasalahan dari segi agama, hukum dan kehidupan sosial secara umum. Khususnya dalam hal pemahaman tentang keluarga sakinah serta upaya dalam pembentukan keluarga sakinah. Di Blitar banyak ditemukan kasus laki-laki dengan kemauan dan kemampuan terbatas, sehingga menjadi waria digunakan sebagai jalan untuk keluar dari permasalahan himpitan perekonomian, guna untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

Penelitian ini dilakukan di Blitar. Masalah penelitian ini adalah Bagaimana pemahaman waria di Blitar terhadap konsep dan bentuk keluarga sakinah dan Bagaimana upaya yang telah dilakukan oleh seorang waria dalam pembentukan keluarga sakinah. Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut diharapkan dapat mengetahui Untuk mengetahui seberapa jauh pemahaman para waria di Blitar tentang konsep dan bentuk keluarga sakinah untuk mengetahui secara langsung proses dan upaya yang dilakukan oleh waria di Blitar dalam usaha membentuk keluarga sakinah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif. Sedangkan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Untuk menganalisis data, peneliti menggunakan deskriptif kualitatif.

Berdasarkan hasil dari penelitian dilapangan tepatnya di Blitar dapat diketahui bahwa pemahaman keluarga waria tentang keluarga sakinah adalah adanya sikap saling percaya, menerima apa adanya, sikap saling memberi kasih sayang, kebahagiaan, dan ketenangan di antara anggota keluarga. Adapun upaya-upaya yang dilakukan oleh untuk membentuk keluarga sakinah Mengubah pola hidup. Termasuk dalam upaya ini adalah mengubah pola hidup dengan beralih profesi selain waria. Memahami dan menerima kondisi psikis (kejiwaan) sebagai waria. Menerapkan dan memperdalam agama Islam. Termasuk dalam upaya ini adalah pihak keluarga senantiasa mengarahkan untuk bertobat dan beribadah kepada Allah Swt. Selain itu, juga mendidik anak dengan ilmu agama yang cukup.

ENGLISH:

Transsexual phenomenon is the case of anomaly (abnormality), in this context is sexual abnormalities. This phenomenon needs a strategic approach to understand kompreherensif and objectively. Sexual abnormalities are divided into two types: first, the case hermaproditif (double sex). The second, is transeksualitas, or which is known as "bencong", men who resemble women or vice versa. The existence of transvestites are growing problems in terms of religion, law and social life in general. Especially in terms of understanding the family as well as efforts in the formation sakinah sakinah family. Blitar found in many cases of men with the will and ability is limited, so that a transsexual is used as a way to get out of the crush of the economy, in order to meet the needs of his family.

The research was conducted in Blitar. This research problem is how transvestites in Blitar understanding of concepts and forms of family sakinah and what efforts have been made by a transvestite in sakinah family formation. The answer to these questions are expected to know to find out how far the understanding of the transvestites in Blitar about the concept and form families sakinah to know directly the process and the efforts made by the transvestites in Blitar in a family business sakinah. This research uses descriptive research. While the approach used is a qualitative approach. The method used in this study were interviews, observation, and documentation. To analyze the data, researchers used a qualitative descriptive.

Based on the results of field research in Blitar precisely it is known that an understanding of the family sakinah transsexual family is the presence of mutual trust, accept what is, mutual giving of love, happiness, and peace among family members. The efforts made by the family to establish sakinah Changing lifestyles. Included in this effort is to change the pattern of life by switching professions other than a drag queen. Understand and accept the conditions of psychic (mental) as a transsexual. Applying and deepening the Islamic religion. Included in this effort is always directed the family to repent and pray to Allah. In addition, educating children with sufficient religious knowledge.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Mufidah, Mufidah
Keywords: Waria; Keluarga Sakinah; Transvestites; Sakinah Family
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180128 Islamic Family Law > 18012822 Muasyarah bil Ma'ruf (Mutual Rights and Responsibilities of Spouses)
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Depositing User: Illiyati Tsani Nivia
Date Deposited: 17 Aug 2015 05:19
Last Modified: 17 Aug 2015 05:19
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/1483

Actions (login required)

View Item View Item