Responsive Banner

Interpretasi metode geomagnetik untuk penentuan struktur bawah permukaan pada daerah sekitar amblesan sumur di Dusun Nanas Desa Manggis Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri

Wati, Ira Diana Pratama (2018) Interpretasi metode geomagnetik untuk penentuan struktur bawah permukaan pada daerah sekitar amblesan sumur di Dusun Nanas Desa Manggis Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
13640074.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (3MB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Amblesan merupakan penurunan tanah akibat proses geologi suatu daerah sehingga ketinggian muka tanah berkurang dari keadaan sebelumnya. Amblesan sumur yang terjadi di daerah penelitian merupakan fenomena yang langkah. Adapun dugaan penyebab fenomena yang terjadi menurut PVMBG menyatakan bahwa secara geologi penyebab amblesan tersebut adalah struktur tanah yang kurang kompak, fluktuasi dan kemungkinan terdapat patahan sesar. Untuk mengetahui penyebab dari fenomena ini maka dilakukan penelitian dengan menggunakan metode geomagnetik. Metode geomagnetik merupakan salah satu metode geofisika yang mengukur suseptibilitas batuan, sehingga dapat menggambarkan litologi bawah permukaan melalui pemodelan dengan bantuan data geologi daerah penelitian.

Metode ini menggunakan interpretasi secara kualitatif dan kuantutatif. Hasil dari interpretasi kualitatif dapat menggambarkan pola anomali magnetik, dimana amblesan sumur terjadi pada intensitas anomali magnetik lokal yang berkisar antara -350 nT sampai 450 nT. Sedangkan interpretasi kuantitatif menghasilkan pemodelan secara 2D maupun 3D, dari interpretasi ini didapatkan pendugaan formasi batuan yang menyusun daerah penelitian, diantaranya: breksi tuf, tuf, pasir, lempung dan kuarsa pasir.

ENGLISH:

Subsidence is a decrease of land due to the geological process of an area so that the height of the soil surface is reduced from the previous state. The occurrence of wells that occur in the research area is a step phenomenon. The alleged cause of phenomena that occur according to PVMBG states that the geologic causes of the subsidence is the structure of the land that is less compact, fluctuations and the possibility of a fault cesarean. To know the cause of this phenomenon then researcher conducted research by using geomagnetic method. Geomagnetic method is one of the geophysical methods that measure the susceptibility of rocks, so it can describe the subsurface lithology through modeling with the help of geological data of the research area.

This method uses both qualitative and quantitative interpretation. The results of the qualitative interpretation can illustrate the pattern of magnetic anomalies, wherein the well sink occurs at the intensity of the local magnetic anomaly ranging from -350 nT to 450 nT. While quantitative interpretation resulted in 2D or 3D modeling, from this interpretation, it was found that rock formations were predicted to compose the research area, such as brecct tuff, tuff, sand, clay and quartz sand.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Basid, Abdul and Syarifah, Umaiyatus
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDBasid, AbdulUNSPECIFIED
UNSPECIFIEDSyarifah, UmaiyatusUNSPECIFIED
Keywords: Amblesan; geomagnetik; interpretasi; Subsidence; geomagnetic; interpretation
Departement: Fakultas Sains dan Teknologi > Jurusan Fisika
Depositing User: Heni Kurnia Ningsih
Date Deposited: 10 May 2019 14:51
Last Modified: 10 May 2019 14:51
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/14216

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item