Responsive Banner

Pembinaan akhlak santri di Pondok Pesantren Al-Amien Ngasinan Rejomulyo Kediri

Mahmudah, Aini Ismiati (2018) Pembinaan akhlak santri di Pondok Pesantren Al-Amien Ngasinan Rejomulyo Kediri. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
14110140.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (5MB)

Abstract

INDONESIA:

Dewasa ini, seringkali kita melihat berbagai perilaku yang menyimpang dilakukan oleh anak bangsa, seperti mencuri, penggunaan narkoba, seks bebas, dan lain sebagainya. Sedangkan mempunyai akhlak yang baik adalah keharusan bagi setiap manusia karena sudah termasuk perintah dari Allah SWT serta Rasulullah SAW pun selalu mencontohkannya dalam keseharian beliau. Maka dari itu perlu adanya penanaman dan pembinaan akhlak untuk mengatasinya. Maka dalam hal ini, pesantren dianggap tempat yang tepat sebagai wadah untuk membina akhlak anak secara mendalam agar anak dapat menerapkan akhlak yang baik dalam kehidupan sehari-harinya secara istiqomah dan kontinu. Dan peneliti memilih Ponpes Al-Amien Ngasinan Rejomulyo Kediri sebagai objek penelitian dikarenakan Ponpes Al-Amien memiliki sistem pendidikan yang cukup berhasil dibidang pendidikan akhlakul karimah.

Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mengetahui dan memahami bagaimana perencanaan pembinaan akhlak santri, (2) Mengetahui dan memahami bagaimana pelaksanaan pembinaan akhlak santri, (3) Mengetahui dan memahami apa saja faktor pendukung dan faktor penghambat dalam pelaksanaan pembinaan akhlak santri. Untuk mencapai tujuan di atas peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif yang akan menghasilkan data-data deskriptif berupa kata-kata lisan maupun tulisan dari objek yang peneliti amati. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi.

Hasil penelitian di Pondok Pesantren Al-Amien Ngasinan Rejomulyo Kediri, menunjukkan yaitu: (1) Perencanaan yang dilakukan demi tercapainya pembinaan akhlak kepada santri diantaranya adalah dengan mengadakan musyawarah dan evaluasi secara rutin yang membahas tentang kurikulum pesantren, program kerja tahunan, program kegiatan dan persiapan-persiapan lain dalam proses pembinaan akhlak kepada santri, (2) Pelaksanaan pembinaan akhlak dilakukan dengan cara membimbing dan menilai keseharian santri melalui beberapa program kegiatan ponpes diantaranya sorogan Al-Qur’an, kitab klasik, madrasah diniyyah, dan lain-lain, melalui nasehat dan keteladanan dari pengasuh ponpes, dan pembiasaan kepada santri untuk selalu berakhlak baik dalam kesehariannya, (3) Faktor internal santri menjadi faktor pendukung sekaligus faktor penghambat dalam pelaksanaan pembinaan akhlak, tergantung bagaimana niat dan tekad belajar mereka, serta dukungan dari orangtua juga dapat menjadi faktor pendukung dalam keberhasilan pembinaan akhlak kepada santri.

ENGLISH:

Nowadays, often we see various deviant behaviors committed by the nation's children, such as stealing, drug use, free sex, and so on. While having good character is a must for every human being because it’s includes an order from Allah SWT, and even the Messenger of Allāh also exemplifies it in his daily life. Therefore, there is a need for planting and moral guidance to overcome it. So in this case, Islamic boarding schools are considered the right place as a place to nurture children's morals in depth so that children can apply good morals in their daily lives by istiqomah and continuous manner.

The objectives of this research are: (1) Knowing and understanding how the planning is done in the moral development of student, (2) Knowing and understanding how to implement of student’s moral development, (3) Knowing and understanding what are the supporting factors and inhibiting factors in student’s moral development. To achieve the objectives above the researcher uses qualitative research methods that would produce descriptive data in the form of verbal and written words from the person that researcher observed. Data collection techniques used are observation, interviews, and documentation.

The results of research at Al-Amien Ngasinan Islamic Boarding School in Rejomulyo Kediri, showed that: (1) Planning carried out in order to achieve moral guidance to students is to hold consultations and evaluations that discuss the Islamic boarding school curriculum, annual work program, student daily activities program and other preparations in the moral development process for students, (2) The implementation of moral coaching is carried out by guiding and assessing the daily life of students through a number of pesantren activities including the sorogan of the Qur'an, the classic book, diniyyah Islam school, and others, through advice and exemplary from the caregivers of the pesantren, and habituation to students to always be morally good in everyday life, (3) The internal factors of santri become a supporting factor as well as an inhibiting factor in the implementation of moral coaching, depending on how their intention and determination to learn, as well as parental support can also be a supporting factor in the success of moral guidance to students.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Supriyatno, Triyo
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDSupriyatno, TriyoUNSPECIFIED
Keywords: pembinaan akhlak santri; pondok pesantren; student’s moral development; islamic boarding school
Departement: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Rofi Andriani
Date Deposited: 07 May 2019 11:08
Last Modified: 07 May 2019 11:08
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/13917

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item