Responsive Banner

Optimasi paparan medan listrik berpulsa untuk menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli pada susu sapi dan pengaruhnya terhadap kadar protein

Nisak, Anis Choirun (2018) Optimasi paparan medan listrik berpulsa untuk menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli pada susu sapi dan pengaruhnya terhadap kadar protein. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (fulltext)
13640029.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Susu sapi merupakan media yang mudah terkontaminasi oleh bakteri Escherichia coli. Berbagai teknologi untuk menjaga kualitas pangan dan mampu menginaktivasi bakteri telah banyak dilakukan. Teknologi yang ada sering kali menggunakan metode pemanasan dan kimiawi sehingga dapat menyebabkan kerusakan kadar protein dalam susu sapi. Penelitian dilakukan untuk mengetahui nilai minimum medan listrik dan waktu optimum untuk menurunkan jumlah koloni bakteri Escherichia coli pada susu sapi segar sekaligus kadar proteinnya. Metode yang dilakukan adalah dengan memapari sampel dengan medan listrik berpulsa, kemudian dihitung jumlah bakteri dan kadar protein. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan grafik. Hasil analisis menunjukkan bahwa lama paparan optimum untuk menonaktifkan bakteri Escherichia coli pada E = 2 kV/cm adalah 70 menit, pada E = 3 kV/cm adalah 67 menit, dan pada E = 4 kV/cm adalah 27 menit. Sedangkan kuat medan listrik (E) yang dibutuhkan pada paparan selama 5 menit adalah E = 4,62 kV/cm, pada paparan selama 15 menit adalah E = 4,36 kV/cm, dan pada paparan selama 25 menit adalah E = 4,27 kV/cm. Paparan medan listrik berpulsa dengan kombinasi waktu tidak mempengaruhi kadar protein pada susu. Hasil analisis menunjukkan kadar protein rata-rata yaitu 2,45%

ENGLISH:

Cow's milk is a easily medium contaminated by Escherichia coli bacteria. Various of technologies to maintain food quality and able to inactivate bacteria have been done. Existing technology often uses method with high voltage or temperature that can cause damage to protein levels in cow's milk. The research was conducted to determine the minimum value of electric field and optimum time to decrease the amount of colony of Escherichia coli bacteria in fresh cow's milk as well as its protein content. The method is to show the sample with a pulsed electric field with a combination of electric field strength and time, then calculated the number of bacteria and protein levels. Data obtained in bacterial counts and protein levels were analyzed by using graphs. The results showed that optimum exposure time to inactivate Escherichia coli bacteria at E = 2 kV/cm is 70 min, at E = 3 kV/cm is 67 min, and at E = 4 kV/cm is 27 min. While the electric field strength (E) required for exposure for 5 min is E = 4,62 kV/cm, at exposure for 15 min is E = 4,36 kV/cm, and at exposure for 25 min is E = 4,27 kV /cm. Exposure to pulsed electric fields with a combination of time does not affect protein levels in milk. The results showed an average protein content of 2,45%.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Tirono, Mokhamad and Basid, Abdul
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDTirono, MokhamadUNSPECIFIED
UNSPECIFIEDBasid, AbdulUNSPECIFIED
Keywords: Medan Listrik; Waktu; Escherichia coli; Susu Sapi; Kadar Protein; Electric Fiel; Time; Escherichia coli Bacteria; Cow’s Milk; Protein Level
Departement: Fakultas Sains dan Teknologi > Jurusan Fisika
Depositing User: M. Fairuz Muntaqo
Date Deposited: 07 May 2019 09:29
Last Modified: 07 May 2019 09:29
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/13870

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item