Responsive Banner

Perancangan pusat edukasi teknologi ramah lingkungan di Kota Malang dengan pendekatan green architecture

Sutrisno, Dimas Bagus Tri (2018) Perancangan pusat edukasi teknologi ramah lingkungan di Kota Malang dengan pendekatan green architecture. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
13660039.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (45MB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Teknologi memiliki peranan penting bagi kehidupan manusia, karena pada hakikatnya teknologi dirancang untuk memudahkan segala aktivitas manusia. Namun dalam perjalanannya, teknologi-teknologi tersebut justru memberikan pengaruh yang kurang baik bagi lingkungan, karena hasil dari emisi teknologi tersebut. Dampak kurang baik tersebut tentunya juga berpengaruh terhadap kualitas hidup manusia, karena manusia tidak dapat dipisahkan dengan lingkungan. Kehadiran Pusat Edukasi Teknologi Ramah lingkungan ini, sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat Kota Malang akan teknologi yang dapat memperbaiki kualitas hidupnya, melalui pemanfaatan teknologi yang dapat mengembalikan kemurnian sumber daya lingkungan yang sangat penting, serta menanggulangi permasalahan lingkungan paling pokok yaitu sampah. Perancangan Pusat Edukasi Teknologi Ramah Lingkungan Di Kota Malang ini menerapkan pendekatan green architecture, karena pendekatan tersebut merupakan pendekatan perancangan yang berusaha untuk menghasilkan karya arsitektur yang meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan, sehingga pendekatan green architecture selaras dengan tujuan utama objek perancangan. Prinsip-prinsip yang diterapkan adalah; Ramah terhadap pengguna, ramah terhadap tapak, Bekerja dengan iklim, meminimalkan penggunaan energi aktif, mengurangi, serta mengutamakan penggunaan material yang dapat digunakan kembali (reusable). Agar menghasilkan rancangan yang sesuai dengan pendekatan dan objek, maka dilakukan studi banding pendekatan pada bangunan yang dianggap berhasil menerapkan pendekatan green architecture yaitu Bangunan Perpustakaan Nasional Negara Singapura, dan juga untuk studi banding objek yaitu Bangunan Pusat Edukasi Sains Nasional Negara Taiwan.

Metode perancangan yang diaplikasikan adalah metode investigative, karena metode tersebut dianggap paling fleksibel dalam menerapkan prinsip green architecture dalam setiap ide desain. Dari semua data yang dikumpulkan, maka akan dilakukan analisis. Analisis yang dilakukan yaitu analisis fungsi, tapak, utilitas, dan struktur. Dari semua hasil analisis tersebut menghasilkan sintesis berupa konsep perancangan. Ide konsep perancangan yang diterapkan pada rancangan bersumber dari QS.Al-A’Raf ayat 56 dan HR. Thabrani dan Daruquthni dari Jabir RA yang dikombinasikan dengan prinsip green architecture, sehingga menghasilkan sebuah kata kunci yaitu “Ramah.” Inti dari konsep tersebut adalah menghasilkan rancangan arsitektur yang ramah terhadap lingkungan, budaya, dan sosial.

ENGLISH:

Technologies are have important place on human life, because technology actually are designed to make easier of human activities. But on the way, that technologies are giving bad impact to the environment from their emmision. That bad impact certainly influencing that human life qualities. Because human couldn’t separate with their environment. The come of Environmental Technology Education Center are the answer of human needs that techonolgy which could repairing their life quality, with uses the technology which could puring the important resource, and the technology which could controlling the important environmental issue that is garbage accumulation. Design Of Environmental Friendly Technology Education Center that are using Green Architecture approach, because that approach are works to minimise the bad impact to the environment, so the goal of green architecture are directly have same goals with the main point of design object. Principles are used is; respect for user, respect for site, minimise new resource, working with climate, and conserving energy. To make the architectural design which have same goals with object and approach, so doing the comparation study both object and approach. Which selected building is National Taiwan Science Education Center (NTSEC) and Singapore National Library (SNL).

Design method are applied is investigative method, because that method are claimed the most flexible to applying green architecture principles on every design ideas. Every data are submitted to doing the analysis. And every analysis have a result that is design concept. The idea of design concept are coming from Al Qur’an QS.Al-A’raf verse 56 and HR. Thabrani and Daruquthni from Jabir RA which that are combined with green architecture principles and made the result that is keyword “Friendly.” The main of this concept is making architectural design which represent environmentaly friendly, culture, and social on the design.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Gautama, Achmad Gat
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDGautama, Achmad GatUNSPECIFIED
Keywords: Teknologi; Lingkungan; Penelitian; Pengembangan; Pencemaran; Green Architecture; Technology; Environment; Research; Development; Bad Impact; Pollution Green Architecture
Departement: Fakultas Sains dan Teknologi > Jurusan Teknik Arsitektur
Depositing User: Heni Kurnia Ningsih
Date Deposited: 05 Apr 2019 09:31
Last Modified: 05 Apr 2019 09:31
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/13578

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item