Responsive Banner

Framework sistem informasi pondok pesantren sebagai referensi pengembangan sistem informasi berbasis Service Oriented Architecture (SOA) menggunakan The Open Group Architecture Framework (TOGAF).

Navisa, Ning (2018) Framework sistem informasi pondok pesantren sebagai referensi pengembangan sistem informasi berbasis Service Oriented Architecture (SOA) menggunakan The Open Group Architecture Framework (TOGAF). Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
13650065.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (9MB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Pondok Pesantren di Indonesia mempunyai jumlah 21.521 menurut data bagian perencanaan dan Data Setdijen Islan DEPAG RI bagian perencanaan dan data tahun 2007-2008. Pondok pesantren membentuk suatu organisasi, pondok pesantren mempunyai teknologi informasi, teknologi informasi dalam pondok pesantren tidak terkelola dengan baik maka dari itu dibutuhkan Enterprise Architecture untuk mengelola teknologi informasi. EA yang dibangun mengacu pada peraturan Menteri Agama Nomor 3 Tahun 1979 tentang bantuan kepada Pondok Pesantren, Pondok Pesantren dikategorikan menjadi (1) Pondok Pesantren tipe A yaitu pondok yang seluruhnya dilaksanakan secara tradisional (2) Pondok Pesantren tipe B yaitu pondok pesantren yang menyelenggarakan pengajaran secara klasikal (madrasi) (3) Pondok Pesantren tipe C yaitu pondok pesantren yang merupakan asrama sedangkan santrinya belajar diluar (4) Pondok Pesantren tipe D yaitu pondok pesantren yang menyelenggarakan sistem pondok pesantren sekaligus sistem sekolah atau madrasah. Pondok pesantren belum mempunyai sebuah enterprise architecture yang merancang kebutuhan proses bisnisnya berbasis service, oleh karena itu diperlukan suatu sistem informasi yang berorientasi service. Pada penelitian ini enterprise architecture yang digunakan adalah The Open Group Architecture Framework (TOGAF), Metode ini mempunyai 9 tahapan yaitu preliminary, architecture vision, business architecture, information system architecture, technology architecture, opportunities and solution, migration planning, implementation governance and architecture change management. Dalam penelitian ini menggunakan semua tahapan yang terdapat dalam TOGAF.

Semua tahapan dalam TOGAF dilakukan identifikasi dan pembuatan proses bisnis untuk masing-masing tahapan berdasarkan tipe pondok pesantren, hasil dari penelitian ini adalah mayoritas pondok pesantren masih mengandalkan microsoft office untuk membantu mengelola data-datanya. Pada fase information system architecture dirancang sebuah arsitektur SOA dan juga pemodelan service oleh masing-masing sistem informasi yang dibutuhkan untuk setiap tipe pondok pesantren. Pada fase technology architecture diusulkan sebuah server untuk menampung data, aplikasi dan juga web service.

ENGLISH:

Pondok Pesantren in Indonesia have a total of 21 521 according to data from the Planning and Ministry of the Indonesian Islamic Setdijen data planning and data in 2007-2008. Boarding school formed an organization, boarding schools have information technology, information technology in the boarding school is not managed properly and therefore required the Enterprise Architecture to manage information technology. EA established refers to the regulations the Minister of Religion No. 3 of 1979 on aid to Boarding School, Boarding Schools are categorized into (1) Boarding Schools Type A is the cottage which is entirely carried out the traditional (2) Pondok Pesantren type B which is boarding schools that organize teaching in the classical (Madrasi) (3) Boarding School Type C is a boarding school which is a dormitory while santrinya studied elsewhere (4) boarding school of type D, namely the boarding school that organizes the boarding school system at the same school or madrassa system. Boarding school does not have an enterprise architecture designing service-based business process needs, therefore we need a service-oriented information systems. In this research, enterprise architecture used is The Open Group Architecture Framework (TOGAF), this method has nine stages, ie preliminary, architecture vision, business architecture, information systems architecture, technology architecture, opportunities and solutions, migration planning, implementation architecture governance and change management. In this study using all the stages contained in TOGAF.

All phases of the TOGAF identification and manufacturing business processes for each phase based on the type of boarding school, the results of this study are the majority of boarding schools still rely on Microsoft Office to help manage data. In the phase of information system architecture designed an SOA architecture and modeling service by each system information required for every type of boarding school. In phase technology architecture proposed a server to accommodate the data, applications and web services

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Yaqin, M. Ainul and Zaman, Syahiduz
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDYaqin, M. AinulUNSPECIFIED
UNSPECIFIEDZaman, SyahiduzUNSPECIFIED
Keywords: TOGAF; Enterprise Architecture; SOA; Pondok Pesantren; Enterprise Architecture; Islamic Boarding School
Departement: Fakultas Sains dan Teknologi > Jurusan Teknik Informatika
Depositing User: Heni Kurnia Ningsih
Date Deposited: 15 Mar 2019 10:45
Last Modified: 15 Mar 2019 10:45
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/13419

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item