Pelaksanaan akad tabarru’ pada asuransi syariah: Studi di Takaful Indonesia Cabang Malang

Fidhayanti, Dwi (2012) Pelaksanaan akad tabarru’ pada asuransi syariah: Studi di Takaful Indonesia Cabang Malang. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Introduction)
0822037_Pendahuluan.pdf

Download (616kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Indonesia)
0822037_Indonesia.pdf

Download (95kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: English)
0822037_Inggris.pdf

Download (95kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Arabic)
0822037_Arab.pdf

Download (116kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 1)
0822037_Bab_1.pdf

Download (557kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 2)
0822037_Bab_2.pdf

Download (803kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 3)
0822037_Bab_3.pdf

Download (355kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 4)
0822037_Bab_4.pdf

Download (708kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 5)
0822037_Bab_5.pdf

Download (294kB) | Preview
[img]
Preview
Text (References)
0822037_Daftar_Pustaka.pdf

Download (192kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Appendices)
0822037_Lampiran.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Asuransi syariah merupakan usaha saling melindungi dan tolong menolong diantara sejumlah orang/ pihak melalui investasi dalam bentuk asset dan/ atau tabarru’ yang memberikan pola pengembalian untuk menghadapi resiko tertentu melalui akad (perikatan) yang sesuai dengan prinsip syariah. Dalam asuransi syariah terdapat dua akad yang menjadi dasar dari asuransi syariah, yaitu akad tijarah dan akad tabarru’. Akad tabarru’ adalah semua bentuk akad yang dilakukan dengan tujuan kebaikan dan tolong-menolong dengan mengharap pahala dari Allah SWT. Dana tabarru’ yang sudah dikembalikan tidak boleh diambil kembali, sedangkan secara praktek peserta merupakan pihak yang berhak menerima dana tabarru’. Penelitian ini dilakukan pada Takaful Indonesia cabang Malang untuk mengetahui pelaksanaan akad tabarru’ dengan menggunakan fatwa Dewan Syariah Nasional No.53/DSN-MUI/III/2006 tentang Tabarru’ Pada Asuransi Syariah dan Reasuransi Syariah sebagai alat untuk menganalisis.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Data yang dikumpulkan merupakan data primer dan sekunder dengan menggunakan metode pengumpulan data wawancara serta dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan metode analisis data deskriptif sehingga penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan akad tabarru’ yang terdapat di Takaful Indonesia Cabang Malang.

Dari hasil penelitian, diperoleh hasil bahwa pelaksanaan akad tabarru’ pada Takaful Indonesia sesuai dengan fatwa Dewan Syariah Nasional tentang Akad Tabarru’ pada Asuransi Syariah dan Reasuransi Syariah. Namun, terdapat kesenjangan mengenai akad tabarru’ antara teori dengan realita yang terdapat pada Takaful Indonesia, yaitu mengenai adanya sistem pengembalian dana kontribusi (dana tabarru’ dan ujrah) yang telah diberikan ketika perjanjian diputus secara sepihak oleh peserta sebelum periode perjanjian habis. Seharusnya tidak boleh ada pengembalian karena dana kontribusi yang diberikan oleh peserta mengandung dana tabarru’ yang dipersamakan dengan hibah. Hibah yang telah diberikan haram untuk diambil kembali karena sifatnya adalah tolong-menolong dengan mengharap ridha Allah SWT.

ENGLISH:

Islamic Insurance is a mutual effort to protect and mutual help among a number of the person / party through investment in assets and / or tabarru’ which gives pattern of return to a particular risk through the contract (engagement) in accordance with Islamic principles. In Islamic insurance, there are two covenant is the basis of Islamic insurance, the tijarah agreement and the tabarru’ agreement. Tabarru’ agreement are every forms of agreement that carried out with the aim of kindness and mutual help with expect Allah SWT. Tabarru’ fund which has been restored should not be taken back, while the practice of the participants is a party entitled to receive tabarru’ funds. The research was conducted on Takaful Indonesia Malang branch to find out the implementation of the agreement tabarru’ by using the Sharia National Council of Fatwa No.53/DSN-MUI/III/2006 about Tabarru’ In Islamic Insurance and Islamic Reinsurance as a tool to analyze.

The method used in this study is qualitative research. The data collected are the primary data and secondary data collection using interviews and documentation. Data analysis methods used in this research is descriptive method of data analysis that this study aims to describe the execution of the contract tabarru’ contained in the Takaful Indonesia Malang branch.

From the results of the study, obtained the result that the execution of the tabarru’ agreement in Takaful Indonesia accordance with the Sharia National Council of Fatwa about tabarru’ agreement on Insurance and Reinsurance Islamic Sharia. However, there is a gap of tabarru contract 'between theory and reality contained in the Takaful Indonesia, namely the existence of a refund system contributions (funds tabarru' and ujrah) that have been given when it unilaterally terminated the agreement by the participants before the period of the agreement runs out. Should not be any refund due to funding contributions made by participants contained tabarru funds' grant equivalent. The grant was awarded forbidden to be taken back because it is a mutual help to expect the pleasure of Allah SWT.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Toriquddin, Moh
Keywords: Akad Tabarru’; Asuransi Syariah; Tabarru’ Agreement; Islamic Insurance
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180127 Mu'amalah (Islamic Commercial & Contract Law) > 18012722 al-Takaful (Islamic Insurance)
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Bisnis Syariah
Depositing User: Dwi Aprilia Gendhis
Date Deposited: 11 Aug 2015 09:26
Last Modified: 11 Aug 2015 09:26
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/1329

Actions (login required)

View Item View Item