Responsive Banner

Perlindungan Anak Korban Tindak Kekerasan dan Pelecehan Seksual : Studi Kasus di Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Malang

Labib, Muhammad Faris (2018) Perlindungan Anak Korban Tindak Kekerasan dan Pelecehan Seksual : Studi Kasus di Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Malang. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
13210107.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (3MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK

Kekerasan terhadap anak di Malang menunjukkan peningkatan grafik yang terus meningkat tiap tahunnya. Akibatnya, banyak anak korban kekerasan mengalami trauma yang mendalam. Meskipun pemerintah sudah merevisi Undang-undang Perlindungan Anak nomor 23 Tahun 2002 menjadi Undang-undang Perlindungan Anak nomor 35 Tahun 2014 mengenai sanksi hukuman kepada pelaku kekerasan anak, namun nyatanya masih belum maksimal dalam pelaksanaannya terhadap pelaku kekerasan. Oleh karenanya, penelitian ini memfokuskan pada upaya pencegahan kasus kekerasan pada anak dan pemberdayaan yang dilakukan lembaga P2TP2A Kabupaten Malang terhadap anak korban kekerasan.

Penelitian ini dikatagorikan sebagai jenis penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah para konselor di lembaga P2TP2A Kabupaten Malang yang kemudian dilakukan dengan metode pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya, tehnik pengelolaan data dilakukan dengan editing, clasifying, veriying, analysis the data.

Hasil penelitian ini menunjukkan, pertama, bentuk-bentuk kekerasan yang masuk di Lembaga P2TP2A adalah: a) kekerasan fisik; b) kekerasan psikis; c) kekerasan seksual; dan d) kekerasan ekonomi. Kedua, upaya pencegahan kasus kekerasan pada anak yang dilakukan oleh lembaga P2TP2A adalah: a) upaya preventif dengan melakukan sosialisasi penyuluhan; b) upaya edukatif dengan berupa kegiatan-kegiatan ilmiah maupun mengadakan forum-forum mengenai cegah kekerasan serta melakukan siaran radio untuk memberikan edukasi mengenai kekerasan anak; c) upaya kuratif bagi korban yang mengalami kekerasan dengan upaya membantu korban dalam menjalani pendampingan yang dilakukan oleh para konselor; dan d) upaya rehabilitatif yakni bertujuan untuk memulihkan kondisi korban akibat dari kekerasan yang dialaminya baik itu memulihkan secara fisik maupun psikis serta ekonominya. Ketiga, dalam melakukan pemberdayaan anak korban kekerasan, lembaga P2TP2A mengutamakan kondisi psikis korban terlebih dahulu, para konselor semaksimal mungkin memperhatikan kondisi psikis korban untuk ditangani dan diobati secepat mungkin untuk mencegah timbulnya gejala-gejala psikis korban yang lebih buruk

ABSTRACT

Violence against children in Malang shows an increasing graph of each year. As a result, many child of violence victims experience deep trauma. Although the government had revised the Child Protection Act of number of 23 of 2002 into Child Protection Law of number of 35 of 2014 regarding punishment sanction to child abusers, but factually, it is not maximal in its implementation to perpetrators of violence. Therefore, the study focuses on efforts to prevent cases of violence against children and empowerment that is done by P2TP2A institution of Malang against child of violence victims.

The research is categorized as field research by using qualitative descriptive approach. The Sources of data are the counselors at the institution of P2TP2A of Malang then done with data collection methods in the form of interviews and documentation. Furthermore, data management techniques are performed by editing, clasifying, verifying, analysis the data.

The results of the research indicated, first, the forms of violence are: a) physical violence; b) psychic violence; c) sexual violence; and d) economic violence. Second, the efforts to prevent cases of violence are: a) preventive efforts by conducting socialization of counseling; b) educative efforts by using scientific activities as well as holding forums about preventing violence and conducting radio broadcasts to provide education on the child abuse; c) curative efforts for victims who experience violence by assisting victims in receiving counseling by counselors; and d) rehabilitative efforts that aims at restoring the condition of the victims that are resulting from the violence physically or psychologically and economically. Third, in empowering child of violence victims, P2TP2A institution prioritizes the victim psychic condition first, the counselors as much as possible pay attention to the psychological condition of the victim to be treated as soon as possible to prevent the incidence of psychological symptoms of the worse victim.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Sumbulah, Umi
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDSumbulah, UmiUNSPECIFIED
Keywords: Perlindungan Anak; Tindak Kekerasan; Pelecehan Seksual; Child Protection; Violence; Sexual Abuse
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Depositing User: Mely Santoso
Date Deposited: 12 Feb 2019 10:15
Last Modified: 12 Feb 2019 10:15
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/13033

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item