Mukhlis, Muhammad (2018) Implementasi jaminan fidusia dalam akad bai’ul auwroq di Lembaga Keuangan Syariah Al-Yasini ditinjau dari UU No. 42 Tahun 1999 tentang jaminan fidusia. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.
|
Text (Fulltext)
14220062.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives. Download (2MB) | Preview |
Abstract
INDONESIA:
Lembaga keuangan bank maupun non bank selalu mensyaratkan adanya jaminan untuk mendaptkan pembiayaan. Salah satunya pembiayaan jaminan fidusia. Dalam perjanjian pembiayaan jamian fidusia objek jaminan tetap berada dalam penguasaan debitor akan tetapi surat-surat berada pada penguasaan kreditor. Dalam lembaga keuangan syariah juga terdapat akad yang mana akad dibuat untuk penyaluran dana. Berdasarkan latar belakang tersebut peneliti akan membahas menegenai implementasi jaminan fidusia dalam akad bai’ul auwroq.
Penelitian ini dilakukan di Lembaga Keuangan Syaiah Al-Yasinin. Jenis penelitian yaitu empiris, yaitu penelitian hokum dengan cara pendekatan yuridis sosiologis berdasarkan fakta yang ada dilapangan, kemudian dikaji dan ditelaah berdasarkan Undang-Undang yang ada sebagai acuan untuk memecahkan masalah. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Data primer, yaitu data yang diperoleh langsung dari lapangan dengan menggunakan wawancara dan data sekunder yang berupa studi keputakaan.
Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dalam hal praktik jaminan fidusia di lembaga alyasini tidak didaftarkan karena ketidakpahaman mengenai jaminan fiusia dan dalam melakukan pembiayaan jaminan fidusia menggunakan akad bai’ul auwroq yang mana dalam pinjaman uang, uang kertas tersebut dijual kepada debitor dan debitor membayar uang kertas dengan sistem kredit. Dalam hal eksekusi jaminan pihak LKS menggunakan prinsip kekeluargaan atau disebut dengan sistem musyawarah dengan debitor.
ENGLISH:
Institution of financial whether bank or non-bank is always attach strings to assurance to get funding. One of the funding is fidusia assurance. In the treaty of fidusia assurance funding, assurance object is hold on the debitor authority, but the documents is on the creditor. In addition, there is a contract which is used to financial distributing. Based on that background, the researcher will be analyses about implementation of fidusia assurance within bai’ul auwroq contract.
This research is held on Institution of Al-Yasini Syariah financial. The type of this research is empirical which is the law research with juridical sociological based on the field fact, then it will be inspected by Undang-Undang as the reference of problem solving. The data will be uses primary and secondary. The primary data is indirect data which is get from the field. the secondary data is a literature study.
The result of the study is in the practice of fidusia assurance in the Institution of Al-Yasini Syariah financial is unregistered because ignorance about fidusia assurance and the system of fidusia assurance funding using the bai’ul auwroq contract which actually is financial loan. That money is sold to the debitor and debitor cost it with credit system. In the execution assurance, the LKS using family principal or musyawarah system with the debitor.
Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||
---|---|---|---|---|---|---|---|
Supervisor: | Hidayah, Khoirul | ||||||
Contributors: |
|
||||||
Keywords: | Jaminan Fidusia; Akad Bai’ul Auwroq; Eksekusi; Fidusia Assurance; Bai’ul Auwroq contract; Execution | ||||||
Departement: | Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Bisnis Syariah | ||||||
Depositing User: | Riananda Regita Cahyani | ||||||
Date Deposited: | 20 Feb 2019 14:47 | ||||||
Last Modified: | 20 Feb 2019 14:47 | ||||||
URI: | http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/12991 |
Downloads
Downloads per month over past year
Actions (login required)
![]() |
View Item |