Responsive Banner

Pandangan Masyarakat Terhadap Nikah Hamil Akibat Pergaulan Bebas: Studi di Desa Sumberpetung Kecamatan Kalipare Kabupaten Malang

Nasyicha, Mega Ainun (2018) Pandangan Masyarakat Terhadap Nikah Hamil Akibat Pergaulan Bebas: Studi di Desa Sumberpetung Kecamatan Kalipare Kabupaten Malang. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
14210014.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK

Desa Sumberpetung merupakan desa yang pada empat tahun terakhir terdapat 18-20 pasangan suami istri yang menikah karena hamil terlebih dahulu. Nikah hamil tersebut didominasi oleh remaja. Ironisnya terdapat satu keluarga yang memiliki 3 orang anak perempuan dan ketiganya terjerumus dalam pergaulan bebas yang menyebabkan nikah hamil. Hal ini menarik untuk diteliti mengenai pandangan masyarakat terhadap nikah hamil di Desa Sumberpetung. Serta upaya yang dilakukan oleh masyarakat untuk meminimalisir nikah hamil di Desa Sumberpetung.

Jenis penelitian ini adalah penelitian empiris dengan menggunakan metode kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan adalah dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengolahan data dilakukan dengan cara Seleksi data, Klasifikasi data, verifikasi data, Anlisis data, dan menarik kesimpulan dari keseluruhan data yang diperoleh.

Hasil penelitian menyimpulkan bahwa nikah hamil di Desa Sumberpetung dalam pandangan masyarakat sesuai dengan yang tercantum dalam Kompilasi Hukum Islam, perempuan yang hamil diluar nikah dinikahkan dengan laki-laki yang menghamili, agar anak dalam kandungannya tidak lahir tanpa ayah. Dalam pandangan masyarakat faktor yang menyebabkan nikah hamil adalah kurangnya pendidikan agama pada remaja, lemahnya iman dan ketidakmampuan remaja dalam mengendalikan hawa nafsunya sendiri. Serta peran orangtua yang dinilai kurang dalam memberikan pendidikan terhadap anak, kurangnya pengawasan dari orang tua sehingga sang anak terjerumus dalam pergaulan bebas yang menyebabkan nikah hamil. Upaya yang dilakukan masyarakat dalam meminimalisir nikah hamil dinilai belum maksimal karena upaya hanya dilakukan oleh perorangan saja dan hanya dalam lingkup pengajian saja. Adapun upaya dari pemerintah desa sendiri hanya sekedar memasang pamflet untuk menghindari bahaya pergaulan bebas.

ABSTRACT

Sumberpetung Village is a village which in the last four years having 18-20 married couples who married because of get pregnant first. Pregnant marriage is dominated by teenagers. Ironically there is one family that has 3 daughters and all three of them fall into promiscuity which leads to pregnant marriage. It is interesting to examine the public view of pregnant marriage in Sumberpetung Village and the efforts made by the community to minimize pregnant marriage in Sumberpetung Village.

The research type is empirical research using qualitative method. The data collection techniques which researchers used are to make observations, interviews and documentation. Data processing is done by data selection, data classification, data verification, data analysis, and drawing conclusions from the overall data obtained.

The results concluded that the pregnant marriage in Sumberpetung Village in the public views was in accordance with the Compilation of Islamic Law, the woman who was pregnant married to a male who impregnated, so that the child in her womb will not born without a father. In the public views, the factors which cause the pregnant marriage are the lack of religious education in adolescents, the lack of faith and the inability of adolescents to control their own lusts. As well as the role of parents who are judged less in providing education to children, the lack of supervision from parents so that the child fell into the promiscuity that led to pregnant marriage. Efforts made by the public in minimizing the pregnant marriage are not considered maximal because the effort is only done by individuals and only in the scope of recitation course. The effort of the village government itself is merely installing pamphlets to avoid the danger of promiscuit.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Mahmudi, Zaenul
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDMahmudi, ZaenulUNSPECIFIED
Keywords: Nikah Hamil; Pergaulan Bebas; Pregnant Marriage; Promiscuity
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Depositing User: Moh. Iza Al Jufri
Date Deposited: 10 Jan 2019 14:05
Last Modified: 10 Jan 2019 14:05
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/12852

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item