Responsive Banner

Motivasi orangtua memilih pondok pesantren sebagai sarana pembinaan karakter religius anak: Studi kasus di pondok pesantren Sunan Bejagung Tuban

Mukminin, Amirul (2018) Motivasi orangtua memilih pondok pesantren sebagai sarana pembinaan karakter religius anak: Studi kasus di pondok pesantren Sunan Bejagung Tuban. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
14110015.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (3MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK

Penelitian ini diambil karena melihat fenomena yang terjadi pada orangtua tentang khawatirnya terhadap moral anaknya. Motivasi orangtua menjadi salah satu kekuatan yang besar bagi masa depan anak. Pembinaan karakter juga penting melihat maraknya kasus kriminal yang terjadi, maka orangtua memilih pondok pesantren sebagai pembinaan karakter religius anak.

Penilitian ini dilakukan di pondok pesantren Sunan Bejagung Kabupaten Tuban, bulan April 2018. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Wawancara yang dilakukan yaitu dengan kyai, orangtua santri, ustadz, dan pengurus pondok pesantren Sunan Bejagung.

Hasil penelitian ini menunjukan (1) motivasi orang tua memilih pondok pesantren sebagai sarana pembinaan moral bagi anaknya adalah mencakup dua jenis motivasi, yang pertama yaitu motivasi instrinsik dimana orang tua sangat berharap nantinya anak-anaknya dapat menjadi anak yang berperilaku baik, sopan, punyai pegangan hidup yang biak, tidakneko-neko, serta menjadi anak yang takdhim kepada Kyai. Sedangkan yang termasuk dalam motivasi ekstrinsik antara lain yaitu karismatik dari Kyai, pengaruh dari lingkungan sekitar wali santri, pola pendidikan dan pembinaan karakter yang bagus, (2) Pembinaan Karakter religius Anak di Pondok Pesantren sunan bejagung sebagai berikut, yaitu menggunakan metode atau model keteladanan atau pemberian contoh yang baik dalam kehidupan sehari-hari di samping para santri mengikuti kegiatan mengaji secara rutin, (3) Faktor-faktor Pendukung dan Penghambat dalam Pembinaan Karakter Religius Anak adalah, Faktor pendukung : Dari diri santri itu sendiri yang sadar akan tujuannya dari rumah, Faktor penghambat : Sumber daya manusia atau jumlah dari pengurus yang sedikit.

Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disarankan pondok pesantren melaksanakan upaya untuk mengatasi problematika dalam pelaksanaan pembinaan karakter religius anak di pondok pesantren Sunan Bejagung dengan sebaik-baiknya demi tercapainya tujuan pembinaan karakter yaitu menjadikan anak menjadi sosok pribadi yang terbina secara moral dan berakhlaqul karimah, pengajar dan pengasuh pondok pesantren Sunan Bejagung diharapkan dapat menjadi suri tauladan bagi anak melalui sikap sehari-hari, anak harus selalu belajar dan mengamalkan ajaran agama dalam berbagai bidang kehidupan, karena dengan mengamalkan ajaran agama dengan benar akan berdampak baik kepada kehidupan sosial anak kelak di dalam masyarkat.

ABSTRACT

This study was taken because to see the phenomenon that occurs in the parents about her child's moral worry. Parental motivation becomes one of the greatest strengths for the future of the child. Character building is also important to see the rampant criminal case that happened, so parents choose boarding school as coaching of child religious character.

This research was conducted in Pondok Sunan Bejajung, Tuban Regency, April 2018. The research method used was qualitative with observation, interview, and documentation techniques. Interviews conducted with yai, parents of children, ustadz, and boarding boarding boarder Sunan Bejagung.

The results of this study show (1) the motivation of parents to choose boarding school as a means of moral coaching for their children is to include two types of motivation, the first is intrinsic motivation where parents really hope that their children can be children who behave well, polite, have a handle live a breeding, not naughty, and become a son of manut to yai. While included in extrinsic motivation include charismatic of yai, influence of environment around guardian santri, education pattern and good character building, (2) Development of religious character of Children in Pondok Pesantren sunan bejagung as follows, that is using exemplary method or model or good examples in daily life in addition to the santri follow routine recitation activities, (3) Supporting Factors and Inhibitors in the Development of the Religious Character of the Child is, Supporting Factor: From the self santri themselves who are aware of the purpose of the house, Inhibiting factors: Human resources or small number of managers.

Based on the result of this research, it can be suggested that boarding school to carry out efforts to overcome the problematic in the implementation of the guidance of the religious character of the child in boarding school Sunan Bejagung with the best for the achievement of the goal of character building that makes the child become a personally morally developed person and has akhlaqul karimah, and caretaker of Pondok Pesantren Sunan Bejagung is expected to be role model for children through everyday attitude, children should always learn and practice the teachings of religion in various areas of life, because by implementing the teachings of religion correctly will have a good impact on the social life of children later in the community

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Marno, Marno
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDMarno, MarnoUNSPECIFIED
Keywords: Motivasi Orangtua; Karakter Religius; Anak; Motivation of Parents; Religious Character; Child
Departement: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Umumatul Adzibah
Date Deposited: 09 Jan 2019 09:28
Last Modified: 09 Jan 2019 09:28
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/12835

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item