Responsive Banner

Strategi Guru dalam Meningkatkan Kemampuan Berbicara Siswa pada Mata Pelajaran Bahasa Jawa di MI Muhammadiyah 19 Sidokumpul Paciran Lamongan

Attamimi, Nurul Fakihatul Jannah (2018) Strategi Guru dalam Meningkatkan Kemampuan Berbicara Siswa pada Mata Pelajaran Bahasa Jawa di MI Muhammadiyah 19 Sidokumpul Paciran Lamongan. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
13140142.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (3MB)

Abstract

مستخلص البحث

تطوير الاءستعمال اللغات الإقليمية الآن في الحياة العامة إلى الزوال,الخاصة في حالة للغة الجاوية . قدلقى من الحالة الاءنسان فى العامة الذينهم لا يستعملون للغة الجاوية كراما انغيل لكنهم يستعملون للغة الجاوية نغوكو لكبار السن الناس جيدة محيط المدرسة وخارج البيئة المدرسية. ولذلك المدرسة الحاوية دوراً هاما في توجيه كيفية التحدث الطلاب عن اللغة الجاوية خاصة. ومن الجهود التي بذلت وهي تحسين عن المهارة الكلام بقدرة الطلاب التحدث باللغة الجاوية بالاستراتيجية الصحيحة، والحق في الاستراتيجية. إرشادات لإجراء محادثات مع الطلاب يمكن أن تنجح ويمكن أن تزيد من القدرة على التحدث الجاوية الطلاب في المدرسة أو خارج المدرسة.

وكان الغرض من هذاالبحث هو: (1) وصف مهارات الكلام الطلاب في اللغة الجاوية في مدرسة الاءبتداية الاءسلامية محمدية 19سيدوكومبول باسيران لامونجان (2) اعرف طريق المدارس في تحسين مهارات الكلام الطلاب على المادة الجاوية في مدرسة الاءبتداية الاءسلامية محمدية 19سيدوكومبول باسيران لامونجان (3) فهم عوامل الكامنة عن مهارات الكلام الطلاب في مدرسة الاءبتداية الاءسلامية محمدية 19سيدوكومبول باسيران لامونجان.

لتحقيق الأهداف المذكورة أعلاه ، استخدم نهج البحث النوعي الوصفي. الكائنات التي تم دراستها هي الطلاب مدرسة الاءبتداية الاءسلامية محمدية 19سيدوكومبول باسيران لامونجان والتركيز على الصف 3 إلى الصف 6. ثم في هذه الدراسة استخدم الباحثون عدة طرق في عملية جمع البيانات ، وطريقة الملاحظة ، طريقة المقابلة وطريقة التوثيق. تم تحليل البيانات عن طريق الاستنتاجات المخفّضة والمعبرة.

وأظهرت النتائج هي: 1) القدرة على التحدث بالطلاب في مدرسة الاءبتداية الاءسلامية محمدية 19سيدوكومبول باسيران لامونجان في للغة الجاوية مختلفة لأنه ليس كل الطلاب لديهم القدرة على التحدث باللغة الجوية جيدا كراما انغيل. في بعض الأحيان ، يستخدم الطلاب أيضًا لغة مختلطة عند محادثون مع المدرسين ، في حين أن لغة كراما هي لغة يجب استخدامها عند التحدثون إلى شخص مسن2) طريقة التي يستعملين المدرس لزيادة مهارات الكلام الطلاب على المادةالجاوية هي حفظ الطلاب عن المفردات اللغة الجاوية 5-10 مفردات. وغير تلك الطريقة هي: محدثة او الحوار باللغة الجاوية لزيادة العادة الطلاب عن التكلم اللغة الجاوية كراما انغيل 3) العوامل التي تؤثر للطلاب على مهارات اللغة الجوية هي البيئة العائلية.

ABSTRACT

An expansion of using a language on public life now more decrease, especially in terms of speaking Javanese language, furthermore too much phenomenon which is often encountered such us the people who are easily did not use a Javanese language but rather using (ngoko) speech level of Javanese language to old people in the school or outside the school. Therefore school as the place where has the important role to educate how to speak of student especially Javanese. One of the efforts made that’s are with increasing the ability of student’s speak especially Javanese with appropriate and right strategy existence. The guidance of student’s speak can be managed and can increased the ability of Javanese speaking in the school or outside the school.

The aim of the research is to : (1) describe the ability student’s speak Javanese language in the MI Muhammadiyah 19 Sidokumpul Lamongan, (2) find out teacher’s strategy to increase the ability student’s speak in the MI Muhammadiyah 19 Sidokumpul Lamongan, (3) understands thefactors based on student’s ability to speak in the MI Muhammadiyah 19 Sidokumpul Lamongan.

To reaching the goal of above, is used an approach descriptive qualitative research. Object that observed is the students of MI Muhammadiyah 19 Sidokumpul and focus on third class to sixth class then on this research a researcher is using a several method on collecting data process, that’s are interview method and documentation method. Data was analyzed with reduction ways, exposed and take a conclusion.

The result of the research shows that’s are : 1) student’s ability to speak especially Javanese language which is the students of MI Muhammadiyah 19 Sidokumpul Paciran Lamongan have ability to speak of other Javanese language because not all students have the ability to speak krama inggil Javanese language. There is also less good to speak karma inggil. Sometimes the students are using mix language when having dialogue with the teachers, whereas krama inggil Javanese language is the compulsory used when talk with old people. 2) strategy is used to increase student’s ability to speak Javanese language with applied a vocabulary of Javanese less than 5 to 10 vocabularies that’s using to adding the student’s memories and easily the student to speak Javanese, there for other strategy can increase student’s ability to speak Javanese language that is apply dialogue strategy or communicate in Javanese language can increase student’s ability to speak Javanese language and training the student as usual to speak with old people with krama inggil Javanese language. 3) based on factor ability to speak Javanese is families environment since young has been teach to their children speak use (ngoko) speech level of Javanese language if that child has been grown will accustomed to talk (ngoko) speech level of Javanese language and less accustomed using krama inggil Javanese language in communication, more sophisticated technology tools.

ABSTRAK

Perkembangan pemakaian bahasa dalam kehidupan masyarakat kini semakin berkurang, terutama dalam hal berbicara bahasa jawa, sejauh ini banyak sekali fenomena-fenomena yang sering kita jumpai misalnya orang yang mudah tidak menggunakan bahasa jawa krama melainkan menggunakan bahasa jawa ngoko kepada orang yang lebih tua baik dilingkungan sekolah maupun diluar lingkungan sekolah. Maka dari itu sekolah sebagai wadah dimana yang memiliki peran penting dalam membimbing cara berbicara bahasa siswa terutama bahasa jawa. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu dengan meningkatkan kemampuan berbicara siswa terutama bahasa jawa dengan adanya strategi strategi yang tepat dan benar. Bimbingan berbicara siswa dapat berhasil dan dapat meningkatkan kemampuan berbicara bahasa jawa siswa baik di sekolah atau di luar sekolah.

Tujuan penelitian ini adalah untuk : (1) Mendiskripsikan kemampuan berbicara bahasa jawa siswa di MI Muhammadiyah 19 Sidokumpul Paciran Lamongan, (2) Mengetahui strategi seorang guru dalam meningkatkan kemampuan berbicara siswa di MI Muhammadiyah 19 Sidokumpul Paciran Lamongan, (3) Memahami faktor-faktor yang mendasari kemampuan berbicara siswa di MI Muhammadiyah 19 Sidokumpul Paciran Lamongan.

Untuk mencapai tujuan diatas, digunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Objek yangditeliti adalah siswa MI Muhammadiyah 19 Sidokumpul dan berfokus pada kelas 3 sampai kelas 6. Kemudian dalam penelitian ini peneliti menggunakan beberapa metode dalam proses pengumpulan data, yakni metode observasi, metode wawancara dan metode dokumentasi. Data dianalisis dengan cara direduksi, diapaparkan dan ditarik kesimpulan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) kemampuan berbicara siswa terutama berbicara bahasa jawa yang dimiliki siswa siswa MI Muhammadiyah 19 Sidokumpul Paciran Lamongan adalah memiliki kemampauan berbicara bahasa jawa yang berbeda-beda kerena tidak semua siswa memiliki kemampuan berbicara bahasa krama inggil yang baik, adapula yang kurang baik dalam berbicara krama inggil. Terkadang para siswa-siswi juga menggunakan bahasa campuran ketika berdialog dengan para guru, padahal bahasa jawa krama inggil adalah bahasa yang wajib digunakan ketika berbicara dengan orang yang lebih tua. 2) strategi yang digunakan untuk meningkatkan kemampuan berbicara bahsa jawa siswa adalah dengan menerapkan hafalan kosa kata bahasa jawa kurang lebih 5 sampai 10 kosa kata guna untuk menambah ingatan anak serta mempermudah anak untuk berbicara bahasa jawa, adapun strategi lain yang dapat meningkatkan kemampuan berbicara bahasa jawa siswa yakni penerapan strategi berdialog atau berkomunikasi dalam bahasa jawa dapat meningkatkan kemampuan berbicara bahasa jawa siswa serta melatih siswa untuk terbiasa berbicara dengan orang yang lebih tua menggunakan bahasa jawa krama inggil. 3) faktor yang mendasari kemampuan berbicara bahasa jawa siswa adalah lingkungan keluarga dapat menjadi salah satu penyebabnya, siswa lebih mementingkan berbicara bahasa jawa ngoko daripada bahasa jawa krama inggil, karena apabila dalam suatu lingkungan keluarga yang dari dini sudah mengajarkan keadaan anaknya berbicara menggunakan bahasa jawa ngoko maka apabila anak tersebut sudah tumbuh dewasa akan terbiasa berbicara menggunakan bahasa jawa ngoko dan kurang terbiasanya penggunaan bahasa jawa krama inggil dalam berkomunikasi, semakin canggihnya alat teknologi.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Sulalah, Sulalah
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDSulalah, SulalahUNSPECIFIED
Keywords: طريقة; الكلام; لغة الجاوية; Strategy; the ability to speak; Javanese language; Strategi; Kemampuan Berbicara; Bahasa Jawa
Departement: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Depositing User: Unnamed user with username M. Dzikrullah
Date Deposited: 16 Aug 2018 09:56
Last Modified: 16 Aug 2018 09:56
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/12070

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item