Khusaini, Ahmad Alfin (2018) Peran Panti Werdha Mojopahit Mojokerto dalam pelaksanaan pembelajaran agama Islam pada lansia. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.
|
Text (Fulltext)
14110091.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives. Download (912kB) | Preview |
Abstract
INDONESIA :
Islam melalui proses pendidikan mengharapkan agar supaya para pemeluknya mempunyai kompetensi beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT, tidak peduli dengan umur baik muda maupun tua tetap wajib untuk mencari ilmu, apalagi limu yang berhubungan dengan agama islam, Dalam proses kehidupan setiap manusia menjadi tua adalah suatu hal yang tidak bisa dihindari, seiring dengan berjalannya waktu maka yang muda akan menjadi tua dan yang tua akan semakin tua begitu seterusnya Pada tahap ini individu mengalami banyak perubahan baik secara fisik maupun mental, khususnya kemunduran dalam berbagai fungsi dan kemampuan yang pernah dimilikinya. Selain akan terjadi perubahan dalam bentuk fisik, seseorang yang telah menginjak usia lanjut akan kehilangan peran diri serta kedudukan sosial yang telah dicapai sebelumnya. Kehidupan para manusia lanjut usia ini berabeda beda yaitu salah satunya hidup dipanti werdha (jompo) yang berpenghuni para lansia yang mempunya nasib kurang beruntung, Maka dalam hal ini peran panti werdha dalam Pembelajaran Agama Islam diharapkan mampu menumbuhkan kembali iman dan islam terhadap para manusia lanjut usia, sehingga dengan Pembelajaran Agama Islam ini para lansia dapat menumbuhkan kesadaran dan mengembangkan segi-segi kehidupan spiritual yang baik dan benar dalam rangka mewujudkan pribadi muslim seutuhnya.
Tujuan Penelitian ini adalah untuk: (1) Untuk mengetahui Peran panti werdha mojopahit mojokerto dalam pembelajaran agama islam pada lansia (2) Untuk mengetahui manfaat dari peran panti werdha mojopahit mojokerto terhadap para penghuninya da. (3). Untuk mengetahu apa saja faktor penghambat yang dialamai oleh panti werdha mojopahit mojokerto dalam menjalankan pembelajaran agama islam terhadap lansia.
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang dilakukan dengan tiga (3) teknik pengumpulan data, yaitu : observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini dianalisis dengan menggunakan model analisa dan interaktif dari Miles dan Huberman. Dengan tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verivication/menarik kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1). Panti werdha mojopahit mojokerto memiliki peran penting dalam pembelajaran agama islam paada lansia yaitu dengan adanya agenda kegiatan yang terjadwal baik harian maupun mingguan, seperti pembacaan tahlil,istighosah dan pengajian setiap seminggu dua kali, kemudian sholat wajib berjama’ah dimushola, kegiatan ibadah dibulan ramadhan serta kegiatan peringatan hari besar islam. (2). Berbagai macam manfaat peran panti werdha mojopahit mojokerto dalm pemebelajaraan agama islam pada lansia ini seperti : Pertama manfaat bagi kerohanian lansia penghuni panti, Kedua manfaat untuk perbaikan mental, dan Ketiga manfaat sebagai pengingat waktu. (3) berbagai macam faktor penghambat dalam menjalankan pembelajaran agama islam ini seperti : pertama faktor kesehatan fisik para lansia, kedua faktor psikologis dan ketiga faktor latar belakang kehidupan para lansia penghuni panti.
ENGLISH :
Islam through the educational process expects that its adherents have the competence of faith and devotion to Allah SWT, no matter the age of both young and old still obliged to seek knowledge, let alone the science associated with Islamic religion, In the process of every human life to grow old is a matter that can not be avoided, as time passes then the young will grow old and the old will get older so on, At this stage the individual undergoes many changes both physically and mentally, especially setbacks in various functions and abilities he has ever had. In addition to a change in physical form, someone who has stepped on old age will lose the role of self and social standing that has been achieved previously. The life of these elderly humans different one of them live in Panti Werdha (elderly) who inhabited the elderly who have fate of less fortunate, so in this case the role of orphanage in Islamic Religious Learning is expected to grow back the faith and Islam to the elderly man so that with this islamic learning of the elderly can cultivate awareness and develop aspect of spiritual life is good and true in order to realize the full muslim self.
The purpose of this study is to: (1) To know the role of Panti Werdha Mojopahit Mojokerto in the implementation of Islamic religious learning in the elderly (2) To know the benefits of the role of Panti Werdha Mojopahit Mojokerto orphanage in the implementation of Islamic religious learning to its inhabitants and. (3). To find out what are the inhibiting factors experienced by Panti werdha Mojopahit Mojokerto in the implementation of Islamic religious learning towards the elderly.
This research uses qualitative descriptive approach which is done with three (3) data collection techniques, namely: observation, interview, and documentation. This study was analyzed using interactive and analytical models from Miles and Huberman. With the data collection phase, data reduction, data presentation and ferification / draw conclusions.
The results of this study indicate that (1). Panti Werdha Mojopahit Mojokerto orphanage has an important role in the study of Islamic religion to elderly with the agenda of scheduled activities both daily and weekly, such as reading tahlil, istighosah and recitation every week twice, then praying togheter in musholah, worship activities in Ramadan and activity of the anniversary of islam. (2). Various benefits of the role of the institution of Panti Werdha Mojopahit Mojokerto in the Islamic religious development of the elderly are as follows: First benefit for the elderly spirituality of the orphanage, Both benefits for mental improvement, and Third benefit as a time reminder. (3) various inhibiting factors in carrying out Islamic religious learning is like first the physical health factors of the elderly, both psychological factors and the three factors of the life background of the elderly residents of the orphanage.
Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||
---|---|---|---|---|---|---|---|
Supervisor: | Smeer, Zeid B | ||||||
Contributors: |
|
||||||
Keywords: | Panti Werdha; Pembelajaran Agama Islam; Lansia; Panti Werdha; Islamic learning; Elderly | ||||||
Departement: | Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam | ||||||
Depositing User: | Sayyidah Awwaliyah | ||||||
Date Deposited: | 03 Aug 2018 09:42 | ||||||
Last Modified: | 03 Aug 2018 09:42 | ||||||
URI: | http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/11781 |
Downloads
Downloads per month over past year
Actions (login required)
![]() |
View Item |