Modifikasi katalis zeolit menggunakan ultrasonik dengan variasi konsentrasi kalium hidroksida dan aplikasinya untuk pembuatan biodiesel dari minyak jarak (Ricinus Communis)

Falah, Ahmad Sulton Akbarul (2018) Modifikasi katalis zeolit menggunakan ultrasonik dengan variasi konsentrasi kalium hidroksida dan aplikasinya untuk pembuatan biodiesel dari minyak jarak (Ricinus Communis). Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (FullText)
13630058.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (3MB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Biodiesel merupakan energi alternatif yang berasal dari minyak tumbuhan. Bahan baku yang berasal dari tumbuhan menjadikan ketersediaannya melimpah tidak seperti minyak bumi. Biodiesel dalam penelitian ini diperoleh dari reaksi transesterifikasi minyak jarak dan metanol dengan bantuan katalis berupa zeolit yang sudah diaktivasi dan dimodifikasi. Aktivasi zeolit dilakukan dengan penambahan HCL 6 M selama 4 jam. Hasil karakterisasi XRF menunjukan bahwa zeolit yang sudah diaktivasi mengalami penurunan jumlah kation pengganggu seperti besi dari 20,8 % menjadi 14,1 %. Modifikasi katalis zeolit dilakukan dengan gelombang ultrasonik selama 10 menit dengan perbandingan konsentrasi KOH sebesar 10, 20, dan 30 %. Hasil karakterisasi XRD zeolit modifikasi menunjukkan tidak terbentuknya K2O, akan tetapi selama proses modifikasi terjadi interaksi antara KOH dan zeolit sehingga mengakibatkan pergeseran dan pengurangan puncak zeolit. Reaksi transesterifikasi pembentukan biodiesel dilakukan selama 2 jam pada suhu 60 ºC dengan berbandingan mol minyak dengan metanol sebesar 1:12 dan persen berat katalis terhadap berat minyak sebesar 3 %. Biodiesel yang menggunakan katalis KOH/zeolit 10 dan 20 % tidak terbentuk puncak saat dianalisis GC-MS karena terlalu kentalnya biodiesel yang dihasilkan, sedangkan biodiesel yang menggunakan katalis KOH/zeolit 30 % menghasilkan konversi biodiesel sebesar 82,71 %.

ENGLISH:

Biodiesel is an alternative energy from plant oil. Raw material derived from plants makes its availability abundant unlike petroleum. In this research, biodiesel was obtained from transesterification reaction of castor oil and methanol with catalyst support in the form of zeolite which has been activated and modified. Zeolite activation was performed with the addition of HCL 6 M for 4 hours. XRF characterization results showed that activated zeolite has decreased the number of disturbing cations such as iron from 20,8 % to 14,1 %. Modified zeolite catalysts were performed in ultrasonic waves for 10 minutes with KOH concentration ratio of 10, 20, and 30 %. XRD characterization results of modified zeolite showed that not formed of K2O, but during the process of modification occurs interaction between KOH and zeolite resulting is shifting and reduction of zeolite peak. Transesterification reaction of biodiesel formation was carried out for 2 hours at temperature of 60 ºC with mole ratio of oil and methanol was 1:12 and percentage of catalyst weight to oil weight was 3%. Biodiesel using KOH/zeolite 10 % and 20 % catalysts when analyzed GC-MS not peak formed, this is because thick biodiesel produced, while those using KOH/zeolite 30 % catalyst resulted conversion of biodiesel up to 82.71 %.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Amalia, Suci and Fasya, A. Ghanaim
Keywords: Biodiesel; GC-MS; Minyak jarak; XRD; XRF; Zeolit alam; Castor Oil; Natural Zeolite
Departement: Fakultas Sains dan Teknologi > Jurusan Kimia
Depositing User: Zuhria Sulkha Amalia
Date Deposited: 28 Jun 2018 07:20
Last Modified: 28 Jun 2018 07:20
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/11655

Actions (login required)

View Item View Item