Responsive Banner

Implementasi akad mudharabah antara warga tunagrahita dengan kelompok masyarakat Karangpatihan Bangkit dalam bidang kerajinan tangan : Studi di Desa Karangpatihan Kecamatan Balong Kabupaten Ponorogo

Latifi, Yuni Nasrul (2018) Implementasi akad mudharabah antara warga tunagrahita dengan kelompok masyarakat Karangpatihan Bangkit dalam bidang kerajinan tangan : Studi di Desa Karangpatihan Kecamatan Balong Kabupaten Ponorogo. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
14220019.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Di dunia ini tidak semua manusia yang lahir di ciptakan dengan keadaan normal termasuk orang-orang yang mengalami keterbelakangan mental, seperti halnya yang terjadi di Desa Karangpatihan. Dalam praktiknya terjadi akad mudharabah di sana, yang mana bahan baku disediakan oleh pihak kelompok masyarakat Karangpatihan Bangkit lalu hasil penjualannya dibagi dengan warga Tunagrahita sebagai pengelolanya. Karena salah satu pihak yang terlibat adalah masyarakat yang mengalami keterbelakangan mental sehingga bisa dikatakan sebagai orang yang tidak cakap hukum.

Tujuan di lakukannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui, mengkaji dan menganalisis implementasi akad mudharabah antara warga Tunagrahita dengan kelompok masyarakat Karangpatihan Bangkit dalam bidang kerajinan tangan di Desa Karangpatihan Kecamatan Balong Kabupaten Ponorogo.

Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan sosiologis dengan metode studi lapangan (Field Research). Dalam mencari data dari informan yang terdiri dari Kepala Desa Karangpatihan Kecamatan Balong Kabupaten Ponorogo, Ketua kelompok masyarakat Karangpatihan Bangkit, dan Ketua Bidang Kerajinan Tangan. Pengumpulan data tersebut dilakukan dengan metode yaitu: wawancara (Interview), dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan cara mengumpulkan dan mengecek data yang diperoleh dari lapangan, klasifikasi, verifikasi, analisis data dan penyimpulan.

Hasil penelitian yang ditemukan oleh peneliti dalam penelitian di Desa karangpatihan Kecamatan Balong Kabupaten Ponorogo ini bahwa akad Mudharabah antara warga Tunagrahita dengan kelompok masyarakat Karangpatihan Bangkit dalam bidang kerajinan tangan adalah akad yang dilakukan berdasarkan saling rela antara pihak yang berakad, obyek akadnya juga jelas, serta tujuan dari akad ini tidak melanggar syariat agama.

ENGLISH:

In this world not all human beings born in created with normal circumstances including people who have mental retardation, as is the case in Karangpatihan Village. In practice there is a mudharabah contract there, which raw materials are provided by the community group Karangpatihan Bangkit then the sales proceeds divided by the residents of the Tunagrahita as a manager. Because one of the parties involved is a society experiencing mental retardation so it can be said that the person is not legally competent.

The purpose of doing this research is to know, review and analyze the practice of agreement between resident of Tunagrahita with Karangpatihan Bangkit group in the field handicrafts in Karangpatihan Village, Balong Subdistrict, Ponorogo District.

The research approach used in this research is sociological approach with field study method (Field Research). In searching data from informants consisting of Village Head Karangpatihan Balong Subdistrict Ponorogo District, Chairman of Karangpatihan Bangkit community group, and Chairman of Handicraft. Data collection is done by the method of: interview (Interview), and documentation. Data analysis is done by collecting and checking data obtained from field, classification, verification, data analysis and inference.

The results of research found by researchers in research in Karangpatihan Village District Balong Ponorogo Regency that the Mudharabah contract between residents of the Tunagrahita community Karangpatihan Bangkit in the field of crafts is a contract made on the basis of mutual willingness between the party berakad, the object akadnya also clear, and the purpose of this contract does not violate the religious shari'a.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Suwandi, Suwandi
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDSuwandi, SuwandiUNSPECIFIED
Keywords: Akad Mudharabah; Warga Tunagrahita; Karangpatihan Bangkit; Residents of Tunagrahita;
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Bisnis Syariah
Depositing User: Mely Santoso
Date Deposited: 23 Jul 2018 15:18
Last Modified: 23 Jul 2018 15:18
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/11561

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item