Optimasi dan uji pelepasan quercetin ekstrak daun kelor (Moringa oliefera) dalam sediaan gel-mikroemulsi

Atiqah, Sri Nur (2017) Optimasi dan uji pelepasan quercetin ekstrak daun kelor (Moringa oliefera) dalam sediaan gel-mikroemulsi. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
13670014.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (4MB) | Preview

Abstract

INDONESIA :

Quercetin merupakan senyawa flavonoid golongan flavonol yang memiliki berbagai aktivitas biologis bagi kesehatan. Daun kelor merupakan salah satu tanaman yang kaya akan quersetin yakni sekitar 384,61 mg/100 g. Quercetin bersifat praktis tidak larut air (4,5 μg/mL). Untuk meningkatkan kelarutan dan pelepasan quercetin dapat digunakan mikroemulsi sebagai sistem penghantaran obat (Drug Delivery System) yang diformulasikan dengan gel untuk pemakaian transdermal.

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formulasi optimum kombinasi surfaktan (tween 80) : kosurfaktan (propilenglikol) untuk membentuk sistem mikroemulsi yang optimal, mengetahui karakteristik sediaan dan mengetahui laju pelepasan quercetin ekstrak daun kelor (M. oliefera) dalam sediaan gel-mikroemulsi dibandingkan dengan gel kontrol (tanpa mikroemulsi) menggunakan basis gel HPMC (Hidroksipropil metilselulosa).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Konsentrasi optimal perbandingan tween 80 : propilen glikol untuk membentuk sistem mikroemulsi optimal sebasar 30% : 20% dengan fase minyak VCO (virgin coconut oil) sebesar 5%. Karakteristik yang diamati meliputi organoleptis, pH, viskositas dan stabilitas menunjukkan kondisi yang optimal. Rerata kadar quercetin dalam sediaan gel-mikroemulsi sebesar 2,22±0,077 ppm dan pada gel kontrol sebesar 2.37± 0.042 ppm. Uji pelepasan quercetin menggunakan sel difusi franz dengan menggunakan membran cellophane, medium uji dapar fosfat salin pH 7,4 ± 0,05 serta suhu 37 ± 0,5 oC selama 6 jam. Rerata fluks pelepasan quercetin pada sediaan gel-mikroemulsi sebesar 9,436±1,178 (µg/cm2/menit1/2) dan pada gel kontrol sebesar 5,816±0,485 (µg/cm2/menit1/2). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa sediaan gel-mikroemulsi memberikan perbedaan laju fluks quercetin yang bermakna dibandingkan dengan sediaan gel.

ENGLISH :

Quercetin is a flavonoid compound of the flavonol group that has various biological activities for health. Moringa leaf is one of the plants rich in quercetin which is about 384.61 mg / 100 g. Quercetin is practically insoluble (4.5 μg / mL). To increase the solubility and release of quercetin microemulsion may be used as Drug Delivery Systems formulated with gels for transdermal use.

The aim of this research is to obtain optimum combination formulation of surfactant (tween 80): cosurfactant (propylene glycol) to form optimal microemulsion system, to find out the characteristics of the preparation and to find out the rate of quercetin release of Moringa leaf extract (M. oliefera) in a gel-microemulsion preparation compared with a control gel (without microemulsion) using an HPMC (Hydroxypropyl methylcellulose) gel basis.

The result shows that optimal concentration tween 80 comparison : propylene glycol to form optimal microemulsion system up to 30%: 20 % with VCO (virgin coconut oil) oil phase 5%. The characteristics observed including organoleptic, pH, viscosity, and stability are showing optimal condition. The average of quercetin content in gel-microemulsion preparation was 2,22 ± 0,077 ppm and on control gel was 2.37 ± 0.042 ppm. Quercetin release test using Franz diffusion cell using cellophane membrane, saline phosphate buffer pH 7,4 ± 0,05 and temperature 37 ± 0,5 °C for 6 hours. The average quercetin release flux in the gel-microemulsion preparation was 9.436 ± 1.178 (μg/cm 2/min1/2) and the control gel was 5,816 ± 0.485 (μg/cm2/min1/2). Based on these results it can concluded that the microemulsion gel preparation gives significant difference of quercetin flux rate compared with gel preparation.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Bhagawan, Weka Sidha and Hakim, Abdul
Keywords: Quercetine; Gel-Mikroemulsi; Pelepasan quercetin; Ekstrak daun kelor (Moringa oliefera); Quercetin; Gel-Microemulsion; quercetin release; moringa leaf extract (Moringa oliefera)
Departement: Fakultas Sains dan Teknologi > Jurusan Farmasi
Depositing User: Sayyidah Awwaliyah
Date Deposited: 08 Aug 2018 03:07
Last Modified: 08 Aug 2018 03:07
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/11556

Actions (login required)

View Item View Item