Identifikasi bakteri probiotik yang berpotensi sebagai bahan biodekomposer

Arfiani, Amalia Dwi (2010) Identifikasi bakteri probiotik yang berpotensi sebagai bahan biodekomposer. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Introduction)
06520044 Pendahuluan.pdf

Download (224kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Indonesia)
06520044 Indonesia.pdf

Download (30kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: English)
06520044 Inggris.pdf

Download (30kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 1)
06520044 Bab 1.pdf

Download (222kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 2)
06520044 Bab 2.pdf

Download (351kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 3)
06520044 Bab 3.pdf

Download (189kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 4)
06520044 bab 4.pdf

Download (296kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 5)
06520044 bab 5.pdf

Download (10kB) | Preview
[img]
Preview
Text (References)
06520044 Daftar pustaka.pdf

Download (444kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Appendices)
06520044 Lampiran.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Eutrofikasi yang terjadi pada wilayah perairan menyebabkan tumbuhan air seperti eceng gondok tumbuh dan berkembang biak dengan cepat. Untuk menanggulanginya perlu dilakukan upaya pemanfaatan eceng gondok. Satu dari sekian cara yang dianggap efektif untuk menanggulanginya yaitu pengomposan, akan tetapi kandungan rasio C/N eceng gondok yang rendah, lignin dan selulosa yang tinggi menyebabkan proses pengomposan berjalan lambat. Untuk itu perlu dilakukan penambahan bioaktivator pengomposan (Biodekomposer) yang berasal dari konsorsium mikroba berupa probiotik. Untuk pengembangan biodekomposer selanjutnya, perlu dilakukan analisis secara mikrobiologi terhadap kandungan mikroba dalam konsorsium dengan cara melakukan penelitian mengenai identifikasi bakteri probiotik yang berpotensi sebagai bahan biodekomposer.

Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi dan optik Jurusan Biologi Fakultas Saintek UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mulai bulan April- Juli 2010. Penelitian bersifat eksplorasi, dimana data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Produk probiotik diuji dengan uji pendahuluan yang menggunakan media NA, uji konfirmasi yang menggunakan pewarnaan gram, endospora, katalase, asam/basa, gugus fermentasi dan streak aerob serta uji pemastian yang menggunakan media selektif. Produk probiotik diambil 1 ml untuk dilakukan pengenceran sampai tingkat 10-10 dan masing-masing ditumbuhkan pada medium selektif.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa jenis bakteri probiotik yang berpotensi sebagai bahan biodekomposer sebanyak 13 jenis isolat bakteri dengan 7 genus yaitu isolat bakteri dengan kode A.03, B.21, B.24, dan B.25 termasuk dalam genus Bacillus, isolate dengan kode A.10 dan C.21 termasuk dalam genus Lactobacillus, isolate dengan kode A.30 termasuk dalam genus Pseudomonas, isolate dengan kode B.27 termasuk dalam genus Micrococcus, isolate dengan kode C.05, C.29, dan C.34 termasuk dalam genus Escherichia, isolate dengan kode C.14 termasuk dalam genus Aerococcus, isolate dengan kode C.35 termasuk dalam genus Sphaerophorus. Dengan diketahuinya genus-genus tersebut dapat dikatakan bahwa terdapat kesamaan antara produk probiotik dengan bahan biodekomposer. Adapun genus bakteri yang paling dominan adalah genus Bacillus dengan angka rerata jumlah koloni 4,48.107 cfu/ml.

ENGLISH:

Eutrophication that occurs in territorial waters causing water plants like eceng gondok grow and multiply rapidly. To address them need to be efforts to use eceng gondok. One of the many ways that are considered effective for overcoming the composting, but the ratio of C / N eceng gondok is low content, a high lignin and cellulose causing the composting process is slow. It is necessary for the addition of composting bioactivator (Biodecomposer) derived from microbial consortium in the form of probiotics. For further biodecomposer development, needs to be done by a microbiological analysis of the content of microbes in a consortium with how to conduct research on the identification of potentially as a probiotic bacteria biodecomposer material.

This research was conducted in the Laboratory of Microbiology and Department of Biology, Faculty of optical Saintek Maulana Malik Ibrahim UIN Malang starting in April-July 2010. This study is exploratory, where the data were analyzed descriptively. Probiotic products were tested with a preliminary test that uses general media (NA), a confirmation test using gram staining, endospore forming, catalase, acid / base, streak aerobic, fermentation and assurance testing using selective media. Probiotic products to be taken 1 ml of dilution up to level 10-10 and each was grow non selective medium.

The results showed that certain types the potential probiotic bacteria biodecomposer material as much as 13 kinds of bacteria isolates with 7 genera of bacterial isolates with code A.03, B.21, B.24, and B.25 included in the genus Bacillus, isolates with the code A.10 and C.21 included in the genus Lactobacillus, isolates with the code included in the genus Pseudomonas A.30, B.27 isolates with the code included in the genus Micrococcus, isolates with code C.05, C.29, and C.34 including in the genus Escherichia, isolates with the code included in the genus Aerococcus C.14, C.35 isolates with the code included in the genus Sphaerophorus. By knowing the genes can be said that there are similarities between probiotic products with ingredients biodecomposer. The most dominant bacterial genus is the genus of Bacillus with the average 4.48 x107 cfu/ml.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Harianie, Liliek and Muchtaromah, Bayyinatul
Keywords: Bakteri; Probiotik; Biodekomposer; Bacteria; Probiotics; Biodecomposer
Subjects: 06 BIOLOGICAL SCIENCES > 0605 Microbiology > 060599 Microbiology not elsewhere classified
Departement: Fakultas Sains dan Teknologi > Jurusan Biologi
Depositing User: Heni Kurnia Ningsih
Date Deposited: 10 Aug 2015 01:32
Last Modified: 10 Aug 2015 01:32
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/1147

Actions (login required)

View Item View Item