Analisis prediksi financial distress serta pengaruhnya terhadap harga saham dengan struktur modal sebagai variabel intervining: Studi pada perusahaan jasa yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2009-2013

Bastomi, Mohamad (2015) Analisis prediksi financial distress serta pengaruhnya terhadap harga saham dengan struktur modal sebagai variabel intervining: Studi pada perusahaan jasa yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2009-2013. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Introduction)
11510131 Pendahuluan.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Indonesia)
11510131 Indonesia.pdf

Download (150kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: English)
11510131 Inggris.pdf

Download (94kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Arabic)
11510131 Arab.pdf

Download (154kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 1)
11510131 Bab 1.pdf

Download (456kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 2)
11510131 Bab 2.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 3)
11510131 Bab 3.pdf

Download (501kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 4)
11510131 Bab 4.pdf

Download (963kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 5)
11510131 Bab 5.pdf

Download (222kB) | Preview
[img]
Preview
Text (References)
11510131 Daftar Pustaka.pdf

Download (273kB) | Preview
[img] Other (Appendices)
11510131 Lampiran.rar

Download (2MB)
[img]
Preview
Text (Summary)
11510131 Ringkasan.pdf

Download (392kB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Para investor menilai bahwa kondisi financial distress dan proporsi struktur modal mempunyai pengaruh terhadap terjadinya fluktuasi harga saham. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh financial distress terhadap harga saham, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui struktur modal.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan menggunakan sektor jasa yang listing di BEI periode 2009-2013 sebagai obyeknya. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Terdapat 23 perusahaan yang memenuhi kategori sebagai sampel. Metode yang digunakan untuk memprediksi financial distress adalah metode Altman Z-Score, sedangkan untuk menganalisis hipotesis menggunakan analisis path melalui pengujian SPSS dengan mempertimbangkan uji asumsi klasik.

Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa financial distress berpengaruh negatif terhadap harga saham. Financial distress disebabkan oleh terjadinya capital loss sehingga menurunkan kinerja keuangan yang berdampak pada penurunan harga saham. Sedangkan hasil analisis path menunjukkan bahwa struktur modal tidak dapat menjelaskan hubungan tidak langsung financial distress terhadap harga saham. Hal tersebut terjadi karena penggunaan proporsi struktur modal tidak menyebabkan risiko bisnis yang akan memunculkan financial distress sehingga tidak menyebabkan pergerakan harga saham. Dari prediksi Altman Z-Score menunjukkan bahwa dari 23 perusahaan 10 perusahaan (APOL, BIPP, BLTA, BTEL, FMII, HITS, IATA, LIMAS, RIMO, dan TKGA) dalam kondisi financial distress, sedangkan 5 perusahaan lainnya (BHIT, BKDP, BMSR, OKAS, dan ZBRA) masuk dalam zona abu-abu, dan 8 perusahaan lainnya (ASIA, BNBR, CENT, ELTY, LCGP, META, TRIL, dan TRUB) masuk dalam kategori aman.

ENGLISH:

All of investors value that financial distress conditions and the proportion of financial capital structure have effect to become fluctuation of stocks price. So, the aim of this research is to know the effects of financial distress to the stocks price as direct or indirect through financial capital structure.

This research uses descriptive quantitative approach by using sector of service that list in BEI year 2009 – 2013 as the object. The method to taking sampling that used is purposive sampling. There are 23 companies that have categories as sample. The method that used to predict financial distress is z-score Altman method. whereas, to analyst the hypothesis was used path analysis through SPSS TEST by consideration of test classic assumption.

Based on the result the research show that financial distress give negative impact to the stocks price. Financial distress caused by capital loss so decrease work of money that effect to the decrease stocks price. It is became cause of using financial structure proportion doesn’t cause business risk that will emerge financial Distress until it doesn’t moving stocks price. From Altman z-score prediction show from 23 companies any 10 of it (APOL, BIPP BLTA, BTEL, FMII, HITS, IATA, LIMAS, RIMO, and TKGA) include on financial distress category. Whereas, 5 companies (BHIT, BKDP BMSR, OKAS, and ZBRA) include on gray area. While, 8 companies (ASIA, BNBR, CENT, ELTY, LCGP, META, TRIL, and TRUB) include in save condition.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Meldona, Meldona
Keywords: Financial Distress; Struktur Modal; Harga Saham; Analisis Path; Financial Distress; Capital Structure; Stocks Price; Path analysis
Subjects: 15 COMMERCE, MANAGEMENT, TOURISM AND SERVICES > 1502 Banking, Finance and Investment > 150205 Investment and Risk Management
Departement: Fakultas Ekonomi > Jurusan Manajemen
Depositing User: Imam Rohmanu
Date Deposited: 10 Aug 2015 02:46
Last Modified: 10 Aug 2015 02:46
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/1126

Actions (login required)

View Item View Item