Pengaruh berat bibit awal dengan metode apung (Floating method) terhadap persentase pertumbuhan harian rumput laut (Eucheuma cottonii)

Hamid, Abdul (2009) Pengaruh berat bibit awal dengan metode apung (Floating method) terhadap persentase pertumbuhan harian rumput laut (Eucheuma cottonii). Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Thesis Fulltext)
03520013 Skripsi.pdf

Download (4MB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Rumput Laut (Eucheuma Cottonii) adalah jenis Eucheuma yang tersebar luas di daerah pantai. Kandungan rumput laut yang berupa agar, karaginan, dan algin menyebabkan rumput laut mempunyai arti penting dalam perindustrian. Rumput laut memiliki multi fungsi dalam berbagai industri, seperti industri makanan, industri kecantikan, industri farmasi, industri tekstil, dan industri pertanian. Perkembangbiakan rumput laut dapat dilakukan dengan cara generatif (seksual) dngan gamet, vegetatif (aseksual) dengan spora, dan fragmentasi dengan potongan thallus (stek). Masalah yang dihadapi saat ini adalah kurangnya produksi rumput laut untuk bahan industri, di sebakan oleh kurangnya laju pertumbuhan. Pemahaman masyarakat bahwa semakin banyak berat bibit yang ditanam, maka semakin banyak hasil yang diperoleh dan semakin cepat untuk dipanen. Namun pada kenyataannya, semakin sedikit berat bibit yang ditanam, maka semakin cepat laju pertumbuhannya, sehingga bibit yang diperlukan tidak begitu banyak dan menghasilkan panen yang banyak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh berat bibit awal terhadap laju pertumbuhan rumput laut (Eucheuma cottonii).

Penelitian ini dalah penelitian eksperimen, dengan menggunakan Rancangan Pencobaan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas satu factor dan enam kali ulangan. Sedangkan perlakuan yang digunakan adalah berat bibit awal yang berbeda yaitu, 25 g, 50 g, 75 g, dan 100 g. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai bulan Juni 2009, di Pantai Kuta Desa Grupuk Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah NTB. Teknik analisis data menggunakan ANAVA satu jalur (satu faktor) dengan uji lajut Beda Nyata Terkecil (BNT) taraf 5%.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh berat bibit awal terhadap laju pertumbuhan. Perlakuan berat bibit dengan berat 25 g paling cepat laju pertumbuhannya.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Kiptiyah, Kiptiyah
Keywords: Rumput Laut (Eucheuma Cottonii); Laju Pertumbuhan;
Subjects: 06 BIOLOGICAL SCIENCES > 0607 Plant Biology > 060703 Plant Developmental and Reproductive Biology
Departement: Fakultas Sains dan Teknologi > Jurusan Biologi
Depositing User: Annas Al-haq
Date Deposited: 10 Aug 2015 02:08
Last Modified: 10 Aug 2015 02:08
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/1095

Actions (login required)

View Item View Item