Analisis komparasi pengaruh inflasi, kurs (IDR/USD) dan BI rate terhadap return saham sektor jasa dan sektor sektor manufaktur (periode 2012-2015)

Dewi, Anisa Kurnia (2017) Analisis komparasi pengaruh inflasi, kurs (IDR/USD) dan BI rate terhadap return saham sektor jasa dan sektor sektor manufaktur (periode 2012-2015). Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
13510010.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB)

Abstract

INDONESIA:

Seorang investor selalu berharap dari penanaman modal yang ia lakukan kepada sebuah perusahaan ia akan mendapat return saham yang menguntungkan. Kondisi perusahaan biasanya kan terpengaruh oleh kondisi ekonomi yang terjadi dinegara tempat perusahaan itu berada. Oleh karena itu penelitian kali ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar faktor-faktor makro ekonomi diantaranya kurs (IDR/USD), BI rate dan inflasi mempengaruhi return saham dikedua sektor besar ini, dan mengetahui apakah terdapat perbedaan pengaruh pada kedua sektor tersebut. Penelitian ini berjudul “Analisis Komparasi Pengaruh Inflasi, Kurs (Idr/Usd) Dan BI rate Terhadap Return Saham Sektor Jasa Dan Sektor Sektor Manufaktur (Periode 2012-2015)”

Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Data yang digunakan disini adalah data sekunder yang dikumpulkan melalui studi literatur dan pencarian di berbagai situs internet. Sampel dari penelitian ini adalah seluruh emiten yang termasuk dalam kedua sektor tersebut dan memenuhi kriteria. Periode yang diteliti adlah selama 4 tahun yaitu tahun 2012-2015.

Hasil penelitian ini menunjukan bahwa nilai kurs berpengaruh signifikan positif terhadap return sektor maufaktur namun tidak dengan sektor jasa dimana apabila kurs bernilai semakin tinggi terhadap dollar makan return yang diperoleh bisa semakin rendah. Pengaruh Inflasi terhadap sektor jasa adalah signifikan positif dimana apabila terjadi inflasi di negara tersebut atau ada peningkatan inflasi dari sebelumnya maka return saham juga bisa diperoleh lebih banyak, tetapi sektor manufaktur justu sebaliknya atau berpengaruh signifikan negatif. Terakhir pengaruh SBI Rate terhadap return kedua sektor sama-sama signifikan negatif, jadi apabila suku bunga bertambah maka return justru akan turun atau rugi. Pada kedua sektor dinyatakan memiliki pengaruh yang sama dengan variabel Inflasi, SBI Rate dan nilai kurs, namun pengaruhnya lebih banyak pada sektor manufaktur dari pada sektor jasa. Hal tersebut dibuktikan dari uji analisis dimana Rsquare sektor jasa sebesar 52,8% dan sektor manufaktur sebesar 54,2%.

ENGLISH:

An investor always hopes from the investment he did to a company he will get a profitable stock return. The condition of the company is usually affected by the economic conditions that occur in the country where the company is located. Therefore, this research is conducted to find out how big macro economic factors such as exchange rate (IDR / USD), BI rate and inflation affect stock return in both of these big sectors, and to know whether there is difference of influence in both sectors. This study entitled "Comparative Influence Inflation Analysis, Exchange Rate (Idr / Usd) And BI Rate Against Stock Return In Service Sector And Manufacturing Sector Sector (Period 2012-2015)"

The approach used in this research is quantitative. The data used here are secondary data collected through literature studies and searches on various internet sites. The sample of this research is all issuers that are included in both sectors and meet the criteria. Period studied adlah for 4 years ie the year 2012-2015.

Results of this study indicate that the exchange rate has a positive significant effect on the return of the sector maufaktur but not with the service sector where if the exchange rate is higher the dollar to eat the return earned can be lower. Inflation Influence on services sector is a positive significance where if there is inflation in the country or there is an increase of inflation from before then stock return can also be obtained more, but manufacturing sector justu opposite or have a significant negative effect. The last effect of SBI Rate on the return of both sectors are equally negative, so if the interest rate increases then the return will actually decrease or loss. In both sectors are said to have the same effect with Inflation, SBI Rate and exchange rate, but the effect is more on the manufacturing sector than the service sector. This is evidenced from the analysis test where Rsquare service sector of 52.8% and the manufacturing sector by 54.2%.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Prajawati, Maretha Ika
Keywords: Inflasi; BI rate; Kurs; Return Saham; sektor manufaktur; sektor jasa; Inflation; BI Rate; Exchange Rate; Stock Return; Manufacturing Sector; Service Sector
Departement: Fakultas Ekonomi > Jurusan Manajemen
Depositing User: Zuhria Sulkha Amalia
Date Deposited: 03 May 2018 10:18
Last Modified: 03 May 2018 10:18
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/10548

Actions (login required)

View Item View Item