Arisan hewan kurban ditinjau dari konsep wadi'ah dan 'urf: Studi di Desa Ngaglik, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar

Afandi, Muhammad Nazarudin (2017) Arisan hewan kurban ditinjau dari konsep wadi'ah dan 'urf: Studi di Desa Ngaglik, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
13220170.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Arisan hewan kurban merupakan salah satu cara umat muslim untuk menunaikan syariat Islam yakni berkurban. Arisan hewan kurban ini memudahkan warga dalam mewujudkan keinginannya menunaikan syariat Islam sebagai seoang muslim yang bertaqwa. Hukum berkurban adalah sunnah muakad yakni sunnah yang dianjurkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan arisan hewan kurban di desa Ngaglik dengan konsep wadi'ah dan ‘urf. Penelitian ini merupakan peelitian yuridis empiris. Metode yang digunakan pada penelitian menggunakan pendekatan konsep (conceptual approach) dan pendekatan yuridis sosiologis. Penelitian ini menggunkan data primer yang didapatkan melalui wawancara dengan beberapa informan. Hasil penelitian menyatakan bahwa arisan hewan kurban yang laksanakan di Desa Ngaglik, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar dapat dikatakan sebagi 'urf yakni suatu aktifitas atau kegiatan yang telah dilakukan terus menerus dan diterima oleh masyarakat yang tidak bertentangan dengan syariat Islam sehingga menjadi adat kebiasaan. Dalam pelaksanaan arisan hewan kurban rukun dan syarat wadi’ah sudah terpenuhi, sehingga arisan hewan kurban yang dilaksanakan di Desa Ngaglik, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar ditinjau dari segi penggunaan akad adalah akad qard antar anggota arisan dan akad wadi’ah yad dhamanah antar anggota dan pengurus arisan.

ENGLISH:

Social ghatering of kurban is one of the way moslem to the fulfill rule in Islam is a kurban. Social ghatering of kurban make it essay to realize the desire rule in Islam as a devout moslem. The law of kurban is Sunnah Muakad i.e. the sunnah is recommended to implementation. The purpose of this research is to know the implementation of social gathering of kurban in Ngaglik village with wadi’ah and ‘urf concept. This research is juridical empirical research. The method of this research is a qualitative descriptive method with conceptual approach and juridical sociological approach. This research uses primery data from interview with some informan. The result of the research is social gathering of kurban in Ngaglik village, Srengat sub-district, Blitar regency can mention as ‘urf is a continous activity without contradiction with ules of Islam so it becoes customs. The implementation of social gathering of kurban pillars of wadi’ah has been fulfilled, so kurban gathering in Ngaglik village, Srengat sub-district, Blitar regency seen from the contract are contract qard between the members of kurban gathering and contract wadi’ah yad dhamanah between the members and the committee of social gathering of kurban.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Anam, Khoirul
Keywords: Arisan Hewan Kurban; Konsep Wadi'ah; Konsep Urf; Social Gathering of Kurban Gathering; Wadi'ah Concept; Urf Concept
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Bisnis Syariah
Depositing User: Arsyadillah Arsyadillah
Date Deposited: 08 May 2018 03:17
Last Modified: 08 May 2018 03:17
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/10530

Actions (login required)

View Item View Item