Penentuan ambang kendali kepik coklat (Riptortus anulicornis) pada tanaman kedelai (Glycine max (L) Merrill) varietas Wilis

Setyasa, Ighfir Rivia (2011) Penentuan ambang kendali kepik coklat (Riptortus anulicornis) pada tanaman kedelai (Glycine max (L) Merrill) varietas Wilis. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Introduction)
06520019 Pendahuluan.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Indonesia)
06520019 Indonesia.pdf

Download (124kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: English)
06520019 Inggris.pdf

Download (112kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 1)
06520019 Bab 1.pdf

Download (297kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 2)
06520019 Bab 2.pdf

Download (501kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 3)
06520019 Bab 3.pdf

Download (534kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 4)
06520019 Bab 4.pdf

Download (237kB) | Preview
[img]
Preview
Text (References)
06520019 Daftar pustaka.pdf

Download (141kB) | Preview
[img] Other (Appendices)
06520019 Lampiran.rar

Download (505kB)

Abstract

INDONESIA:

Dalam Al-Qur’an disebutkan tentang keanekaragaman tumbuhan yaitu ” Dan apakah mereka tidak memperhatikan bumi, berapakah banyaknya kami tumbuhkan di bumi itu berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang baik?Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat suatu tanda kekuasaan Allah dan kebanyakan mereka tidak beriman” (Qs. Asy-Syu'araa'; 7-8) Penentuan Ambang Kendali pada hama berdasarkan tingkat kehilangan hasil merupakan langkah bijaksana untuk mengurangi resiko tingginya biaya produksi dan lingkungan. Penghitungan nilai ambang kendali kepik coklat didasarkan atas prinsip titik impas pengendalian hama, yakni kesetaraan nilai antara biaya pengendalian dan kehilangan hasil panen yang diselamatkan oleh tindakan pengendalian hama.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Untuk mengetahui nilai ambang kendali R. anulicornis pada tanaman kedelai. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April-September 2010 di Laboratorium Hama Balai Penelitian Tanaman Kacang-kacangan dan Umbi-umbian (BALITKABI) Malang, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), lima perlakuan dengan empat ulangan, Perlakuan yang diujikan adalah lima taraf populasi imago R. annulicornis yaitu; P0 = tanpa infestasi atau 0 pasang imago R. annulicornis sebagai control, P1 = infestasi 1 pasang imago R. annulicornis, P2 = infestasi 2 pasang imago R. annulicornis, P3 = infestasi 3 pasang imago R. annulicornis dan P4 = infestasi 4 pasang imago R. annulicornis/10 rumpun kedelai. Peubah yang diamati adalah tingkat serangan R. anulicornis pada jumlah polong, jumlah biji dan berat biji, tingkat kehilangan hasil, nilai ambang kendali R. anulicornis pada tanaman kedelai.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehilangan hasil kedelai akibat infestasi kepik coklat dinyatakan dengan persamaan regresi Y = 15,24x – 10,98 dan nilai R2 = 0,946 [y= kehilangan hasil (%); x= populasi kepik coklat (ekor/10 rumpun]. Hal ini mengandung makna bahwa serangan imago mempunyai hubungan yang amat kuat dengan kehilangan hasil yaitu 94,6% yang disebabkan oleh serangan imago R. anulicornis dan sisanya kehilangan hasil ini dipengaruhi oleh adanya faktor di luar perlakuan. Pada kisaran populasi kepik coklat 0-4 pasang/10 rumpun, makin tinggi populasi, makin tinggi pula kehilangan hasil. Simpulannya, berdasarkan data dan rumus untuk menghitung ambang kendali, maka nilai ambang kendali hama R. anulicornis dapat ditentukan, yaitu rata-rata 1,3 pasang/10 rumpun atau sama dengan 2,6 ekor/ 10 rumpun.

ENGLISH:

In the Qur'an mentioned about the plant diversity that is "And if they do not pay attention to the earth, how much we grow in the earth that various kinds of plants, good? Verily in this is there really a sign of God's power and most of them do not believe "(Surat ash-Syu'araa '; 7-8) Determination of Threshold Control in pest based on the level of loss of a wise step to reduce the risk of high cost of production and the environment. Calculating the value of control threshold based on the principle of chocolate ladybugs breakeven pest control, namely the equal worth of cost control and loss of crops saved by pest control measures.

This study aimed to know To know the value of control threshold R. anulicornis on soybean plants. This research was conducted in April-September 2010 at Entomological Laboratory Plant Research Nuts and Tuber (BALITKABI) Malang, using Completely Randomized Design (CRD), five treatments with four replications, treatments were tested are five levels adult population R . annulicornis ie, P0 = no infestation or 0 pairs of adult R. annulicornis as a control, P1 = 1 pair adult infestations R. annulicornis, P2 = infestations 2 pairs of adult R. annulicornis, P3 = infestations 3 pairs of adult R. annulicornis and P4 = infestation 4 pairs of adult R.annulicornis/10 clump soybean. Variables measured is the level of attack R.anulicornis on the number of pods, number of seeds and seed weight, the rate of loss of yield, control threshold value R. anulicornis on soybean plants.

The results showed that soybean yield losses due to infestation of brown ladybugs expressed by the regression equation Y = 15.24 x - 10.98 and the value of R2 = 0.946 [y = yield losses (%); x = population of ladybugs chocolate (ekor/10 grove]. This implies that the attack imago has a very strong relationship with the loss of which 94.6% are caused by the attack and the rest imago R. anulicornis yield losses is influenced by the presence of factors outside of treatment. In the range of 0-4 pairs of brown ladybug populations / 10 families, the higher the population, the higher the yield losses. conclusion, based on data and formulas to calculate the threshold control, pest control threshold value R. anulicornis can be determined, ie an average of 1.3 or the same family pasang/10 2.6 tails / 10 clusters.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Suheriyanto, Dwi and Baliadi, Yuliantoro and Barizi, Ahmad
Keywords: Kepik coklat (Riptortus anulicornis); Kedelai; Ambang Kendali; Ladybug Brown; Soybean; Threshold Control
Subjects: 06 BIOLOGICAL SCIENCES > 0602 Ecology > 060201 Behavioural Ecology
Departement: Fakultas Sains dan Teknologi > Jurusan Biologi
Depositing User: Zulaikha Zulaikha
Date Deposited: 06 Aug 2015 00:56
Last Modified: 06 Aug 2015 00:56
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/1032

Actions (login required)

View Item View Item