Kepemilikan Sumber Daya Air pada sistem kesubakan dalam perspektif Ekonomi Islam: Studi Kasus di Desa Kotaraja Kecamatan Sikur Kabupaten Lombok Timur

Anam, Moh. Khoirul (2017) Kepemilikan Sumber Daya Air pada sistem kesubakan dalam perspektif Ekonomi Islam: Studi Kasus di Desa Kotaraja Kecamatan Sikur Kabupaten Lombok Timur. Masters thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
14801003.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (6MB)

Abstract

ABSTRAK

Kebanyakan masyarakat tidak mengetahui secara pasti yang mana air yang bisa dimiliki untuk umum atau individu dan yang harus dikelola oleh negara. Terlebih ketika berbicara hukum Islam, sumber daya alam khususnya air tidak boleh dimiliki secara individu jika volumenya besar, dan kemudian pemerintah wajib mengelola sumber daya air tersebut untuk kepentingan masyarakat. Adapun tujuan penelitian ini Pertama: Mendeskripsikan kepemilikan sumber daya air pada sistem subak di Desa Kotaraja Kecamatan Sikur Kabupaten Lombok Timur. Kedua: Mendeskripsikan praktik pengelolaan sumber daya air pada sistem subak di Desa Kotaraja Kecamatan Sikur Kabupaten Lombok Timur. Kedua: Menganalisis implikasi ekonomi atas kepemilikan dan praktek pengelolaan sumber daya air pada sistem subak dalam perspektif ekonomi Islam di Desa Kotaraja Kecamatan Sikur Kabupaten Lombok Timur).

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus dengan paradigma berfikir postpositivistik interpretatif. Teknik pengumpulan data dengan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi.

Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa keberadaan air di Lombok Timur khususnya Desa Kotaraja sangat penting dikarenakan mayoritas masyarakat masih mengandalkan sektor pertanian. Dan para Pekasih yang diberi wewenang untuk mengatur air sudah memahami jika air menjadi milik umum dan mereka hanya diberi tugas untuk mengaturnya. Implikasi dari ketertiban Kesubakan adalah masyarakat tidak terjadi konflik masalah air, pendistribusian air ke Anak Subak menjadi lancar, timbul rasa aman dan nyaman dalam mengelola Anak Subak karena Pekasih sebagai pemegang mandat pengatur air bisa menjalankan tugasnya degan baik. kegiatan keagamaan menjadi lancar seperti Zakat. Infaq, Shodaqoh seiring dengan lancarnya hasil panen mereka.

ABSTRACT

Most people do not know exactly which water can be owned for the public or the Individual and which must be managed by the state. Especially when speaking of Islamic law, natural resources such as water should not be individually owned if the volume is large, and then the government must manage the water resources for the benefit of the community. The purpose of this study,first is todescribe the ownership of water resources in the subak system in the Village District Kotaraja Sikur East Lombok. Second: Describe the water resources management practices in subak system in Kotaraja village, Sikur sub-district, East Lombok regency. Second: Analyze the economic implications of ownership and management practices of water resources in the subak system in the perspective of Islamic economics in Kotaraja village, Sikur sub-district, east Lombok regency).

This study used a qualitative approach with a case study research type with a paradigm of post-positivistic thinking Interpretative. Data collection techniques used in-depth interviews, observation and documentation.

The results of this study indicate that the presence of water in East Lombok especially Kotaraja Village is very important because the majority of people still rely on the agricultural sector and the lovers who were given authority to organize the water already understood if water became public property and they were only given the task of organizing it. The implication of the Fertility order proved that the community did not have water problem conflicts, the distribution of water to Subak Children become fluent, arise sense of security and comfort in managing Subak because Pekasih is as the holder of water control mandate can run coconut good duty. Religious activities become smooth as Zakat. Infaq, Shadaqah along with the smoothness of their harvest

Item Type: Thesis (Masters)
Supervisor: Djakfar, Muhammad and Djalaluddin, Ahmad
Keywords: Kepemilikan; Sistem Kesubakan; Sumber Daya Air; Perspektif Ekonomi Islam; Ownership; Fertility system, Water resource; Islamic economical perspective
Departement: Sekolah Pascasarjana > Program Studi Magister Ekonomi Syariah
Depositing User: Mohammad Syahriel Ar
Date Deposited: 06 Mar 2018 08:48
Last Modified: 06 Mar 2018 08:48
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/10143

Actions (login required)

View Item View Item